FIFA Bersikukuh Melarang Inggris Kenakan Bunga Poppy Pada Kostum
SerbaSerbi

Menurut FIFA, pemasangan bunga poppy untuk memperingati Remembrance Day di Inggris Raya akan menciptakan preseden.

WowKeren - FIFA telah menegaskan bahwa Inggris tidak boleh mengenakan bunga poppy di kostum mereka pada laga persahabatan melawan Spanyol di stadion Wembley, Sabtu (12 November) waktu setempat. Induk organisasi sepakbola dunia itu menilai jika hal itu bisa menimbulkan preseden (gesekan) dengan Jerman.

Sebelumnya, Asosiasi Sepakbola Inggris atau FA telah melayangkan surat dispensasi khusus untuk pemasangan bunga poppy sebagai penghormatan Remembrance Day bagi prajurit dan wanita Britania Raya (Inggris, Skotlandia dan Wales) yang gugur pada PD I Jerman dan berakhir 11 November 1918. Remembrance Day diperingati setiap hari Minggu kedua bulan November dan tahun ini akan jatuh pada Minggu (13 November).

FIFA menolak permintaan awal karena mereka melihat bunga poppy sebagai simbol politik sehingga pemain tidak diizinkan mengenakan simbol tambahan di kostum mereka. Selain itu, jika Inggris diberikan ijin akan menyebabkan negara-negara lain membuat permintaan serupa untuk memperingati peristiwa bersejarah di negara mereka pada seragam.


"FIFA memiliki 208 anggota asosiasi dan peraturan yang sama diterapkan secara global," demikian pernyataan yang dikeluarkan FIFA. "Termasuk (simbol) pada seragam yang diminta oleh negara-negara untuk memperingati peristiwa bersejarah."

FIFA juga sudah mengeluarkan peraturan terkait penggunaan simbol tambahan pada kostum pemain. Pemain yang menggunakan kostum memiliki slogan-slogan politik, agama atau pribadi atau pernyataan lain, harus disetujui oleh penyelenggara kompetisi atau oleh FIFA.

Meski menolak memberikan ijin penggunaan bunga poppy pada kostum pemainnya, FIFA memberikan kelonggaran pada FA untuk menghormati Remembrance Day. FA diberi ijin untuk melakukan hening cipta selama satu menit sebelum pertandingan.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!