Bambang menilai membela Merah Putih adalah kehormatan dan hanya pelatih timnas yang bisa menentukan dirinya pensiun atau belum.
- Tim WowKeren
- Selasa, 15 November 2011 - 09:25 WIB
WowKeren - Hasil buruk yang diraih timnas Indonesia di ajang Kualifikasi Piala Dunia memberikan spekulasi untuk meregenerasi pemainnya. Banyak yang meminta agar pemain-pemain senior, salah satunya Bambang Pamungkas, sudah selayaknya mundur dan memberikan kesempatan kepada generasi baru seperti Titus Bonai dan kawan-kawan.
Namun, hal itu ditanggapi santai oleh Bepe, sapaan Bambang. Sang kapten bersikeras belum mau mundur dari skuad Garuda dan hanya pelatih timnas yang bisa membuatnya pensiun. Karena bagi Bepe, membela tim Merah Putih adalah suatu kehormatan.
"Selalu saya tekankan pada diri saya bahwa saya tidak akan pernah mengundurkan diri dari timnas, apa pun keadaannya," kata striker Persija tersebut. "Karena bagi saya itu adalah kehormatan, sebuah profesi yang membuat saya berada di sini dan membuat saya dikenal banyak orang. Itu bagian dari apresiasi besar saya pada sepakbola dan negara."
"Jadi, saya tidak pernah ingin mengundurkan diri. Yang bisa menghentikan saya bermain adalah pelatih timnas," lanjut Bambang. "Ketika pelatih mengatakan, 'Bambang terima kasih atas kerjasamanya, Anda tidak dibutuhkan lagi'. Itu berarti karier saya selesai. Itu bisa terjadi kapan saja."
Pemain berusia 31 tahun itu menyadari bahwa tidak ada pemain yang akan bermain di timnas untuk selamanya. Dia juga pernah berfikir karirnya di timnas akan berakhir sampai final AFF 2010 melawan Malaysia.
"Final AFF adalah caps saya ke-80 dan berpikir itu adalah yang terakhir buat saya," ujarnya. "Karena, saya tidak tahu kapan akan dipanggil lagi atau mungkin tidak."
Bepe telah membela timnas senior Indonesia sejak 1999 lalu. Ia adalah pemain yang memiliki koleksi caps terbanyak membela tim Merah Putih.
"Yang pasti jika bermain lawan Iran, itu adalah caps ke-92 saya untuk Indonesia. Suatu perjalanan panjang yang penuh suka dan duka, tanpa gelar apa pun, yang sampai sekarang masih saya kejar," ungkap Bepe."Selama 12 tahun membela timnas, tidak satu gelar pun saya berikan. Beberapa gelar pribadi pernah, tapi untuk tim belum pernah."
"Jika ada rekan-rekan yang membaca blog saya, saya pernah mengatakan, ketika saya nanti berhenti bermain untuk timnas dan saya tidak memberikan gelar apa pun, saya sendiri dengan lantang akan mengatakan saya adalah generasi yang gagal," tegas Bambang. "Dan saya konsisten dengan yang saya katakan itu."
(wk/)