KPI ingin mengetahui secara jelas kronologi kasus dugaan "charity settingan" yang ditayangkan pada acara "Sosialite" di TV One.
- Tim WowKeren
- Jumat, 25 November 2011 - 13:55 WIB
WowKeren - Kasus dugaan "charity settingan" oleh acara "Sosialite" di TV One yang kini marak di dunia internet mendapat respon dari pemerintah. Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) akhirnya memanggil Valencia Mieke Randa atau yang biasa dipanggil Silly yang mengaku menjadi korban acara tersebut untuk memberikan penjelasan terkait kejadian tersebut.
"Jadi hari ini kami memanggil Silly untuk mengklarifikasi soal kasus dugaan charity settingan," ujar Ezki Suyanto, selaku Koordinator KPI. "Seperti sudah diketahui Silly datang ke acara tersebut karena diundang oleh Fifie Buntaran, dan akan menerima bantuan untuk Nando. Nando adalah anak yang sakit dan rencananya akan diberi dana."
Kasus ini mencuat setelah Silly menulis di blognya bahwa ia sangat menyesalkan sikap TV One yang tidak menepati janji terkait dugaan "charity settingan" untuk seorang anak bernama Nando. Nando merupakan seorang anak yang menderita penyakit gagal ginjal dan infeksi usus dari kalangan tidak mampu. Saat itu, Silly yang peduli akan nasib Nando menulis kisahnya di blog. Silly pun menerima undangan dari sosialita, Fifie Buntaran, Jumat, 18 November, untuk menghadiri sebuah acara lelang fashion yang digelar demi tujuan amal.
Namun, setelah acara itu selesai, Silly tidak menerima dana amal tersebut. Silly mengungkapkan bahwa ia diberitahu acara itu hanyalah hanyalah settingan semata. Silly yang tak terima karena merasa dimanfaatkan, meminta TV One untuk tidak menayangkan gambar dirinya maupun Nando dalam acara itu.
Ternyata, ketika acara itu disiarkan, Sabtu, 19 November, TV One tetap menayangkan gambar Nando dan dirinya walau tidak menyorot secara langsung. Kasus ini pun banyak mendapat respon dari masyarakat di dunia maya. TV One ketika dikonfirmasi mengatakan bahwa pihaknya tidak tahu menahu soal dana tersebut dan hanya bertugas meliput saja. "Kami tidak mungkin mengatur acara orang luar," ujar Totok Suryanto, General Manager Internal TV One sperti dilansir Tempo.
Sedangkan Fifie Buntaran yang mengundang Silly ke acara tersebut mengungkapkan bahwa Silly datang terlambat. Sehingga ia dan panitia akhirnya memutuskan untuk menyalurkan dana tersebut kepada pihak lain. Saat ini, kasus tersebut tengah diselidiki oleh KPI untuk diketahui kebenarannya.
(wk/)