Polisi mencurigai Whitney bisa memperoleh resep campuran obat penenang itu melalui sembilan dokter pribadinya.
- Tim WowKeren
- Selasa, 14 Februari 2012 - 15:58 WIB
WowKeren - Proses penyelidikan kematian Whitney Houston memasuki tahapan baru. Polisi akan memeriksa dokter Whitney untuk melihat apakah ada kaitannya dengan kematian diva pop itu.
Menurut Mirror, polisi akan memanggil dan menanyai sembilan dokter yang menangani Whitney selama ini. Mereka mencurigai dokter telah memberikan resep obat mematikan pada penyanyi yang meninggal di usia 48 tahun itu. Sehingga diduga Whitney terbunuh oleh obat itu dan bukan karena tenggelam.
Polisi juga akan mulai menyelidiki apotek Mickey Fine yang diduga tempat obat-obat tersebut berasal. Michael Jackson yang meninggal 25 Juni 2009 lalu juga mendapatkan obatnya dari sana.
Saat ini polisi ingin mengetahui dari mana Whitney mendapatkan resep campuran obat kelas berat tersebut. Mereka percaya ia dengan mudah memperolehnya dari kesembilan dokter pribadinya itu. Seorang sumber juga mengatakan, Whitney sangat bergantung pada obat tersebut.
"Dia hidup seperti zombie, selalu bergantung pada beberapa jenis obat. Semakin dia ambil, semakin ia butuhkan," ungkap seorang sumber. "Mencampur obat itu dengan alkohol tinggal menunggu saja tragedi apa yang akan menghampirinya. Tapi jelas ia butuh koneksi orang dalam untuk mendapatkan obat jenis itu."
Teori Whitney meninggal karena mengkonsumsi obat muncul sejak ia diketahui bukan tewas karena tenggelam. Apalagi ditemukan sejumlah pil penenang dan alkohol di kamar hotelnya. Ia diduga terkena serangan jantung akibat obat itu.
Saat ini, Selasa (14/2), jenazah Whitney sudah mendarat di bandara Teterbo, New Jersey. Sebelumnya, almarhumah diterbangkan dari Los Angeles, Senin (13/2) siang waktu setempat. Rencananya pemakaman akan dilakukan akhir minggu ini.
(wk/)