Di Afrika Selatan ditemukan jejak pembakaran daun dan tulang dalam sedimen yang terletak 30 meter dari mulut Gua Wonderwerk.
- Tim WowKeren
- Rabu, 04 April 2012 - 15:52 WIB
WowKeren - Api sudah menjadi elemen utama dalam kehidupan manusia namun masih menjadi pertanyaan kapan pertama kali digunakan. Kini misteri itu mulai terkuak dengan ditemukannya fragmen abu dan tulang di Gua Wonderwerk, Northern Cape, Afrika Selatan. Para ilmuwan meyakini itu sebagai bukti bahwa manusia telah menggunakan api sejak satu juta tahun lalu.
Temuan itu diambil dengan menggunakan analisa micromorphological and Fourier transform infrared microspectroscopy (mFTIR). Hasilnya menunjukkan frekuensi penggunaan api yang dinyalakan terkendali di situs prasejarah tersebut. Jejak penggunaan api berada 30 meter dari mulut gua dan mungkin lebih dalam lagi pada saat itu.
Dalam tulisan yang diterbitkan dalam jurnal PNAS itu para peneliti menggambarkan sisa-sisa pembakaran rumput, sikat, daun dan bahkan tulang. Semua itu terkubur dalam sedimen gua. Peneliti dari Boston University, Fransesco Berna, berpendapat bahwa tidak mungkin pembakaran itu terjadi karena alam, misalnya petir.
Namun belum diketahui tujuan penggunaan api tersebut. Diduga api itu digunakan untuk memasak atau mengempukkan makanan. Selain itu masih diselidiki pengaruh api terhadap kehidupan sosial saat itu.
Penemuan itu pun mendapat tanggapan dari peneliti lainnya yang tidak sependapat. Mereka menganggap tak ada bukti fisik yang menunjukkan bahwa leluhur manusia sudah menggunakan api selama itu. Studi sebelumnya menyatakan bahwa manusia baru menggunakan api 400 ribu tahun lalu.
(wk/)