Ketua Umum PSSI, Djohar Arifin, merasa tak perlu melakukan negosiasi karena yakin pihaknya tak bisa dipersalahkan atas terjadinya dualisme kompetisi sepak bola Indonesia.
- Tim WowKeren
- Senin, 16 April 2012 - 08:51 WIB
WowKeren - FIFA telah menugaskan satgas dari AFC untuk mengumpulkan informasi terkait kisruh dualisme kompetisi di dunia sepak bola Indonesia. Untuk mendukung penyelidikan, Ketua Umum PSSI, Djohar Arifin, memastikan tak akan melakukan negosiasi apapun demi terhindar dari sanksi jika terbukti bersalah.
"Kami tak melakukan negosiasi apa-apa. Biarkan semua berjalan apa adanya. Apa yang mereka minta, kami akan penuhi," kata Djohar, Minggu (15/4). "Yang terpenting, kerja tim task force lancar dan bisa mengetahui serta menilai kondisi sepak bola kita."
Satgas yang ditunjuk FIFA itu beranggotakan 5 orang. Djohar tak merasa khawatir bahkan telah menyiapkan pembelaan seandainya Kongres Tahunan di Palangkaraya, 18 Maret lalu, dipertanyakan.
"Kami bisa jelaskan itu semua," ujar petinggi asal Sumatera Utara itu. "Karena itu semua berdasarkan statuta."
Pihak PSSI versi KPSI juga tengah menyiapkan berbagai dokumen penting berkaitan dengan penyelidikan satgas FIFA-AFC. Ketua PSSI, La Nyalla Mattalitti, mengaku akan mengungkapkan tentang kronologi terjadinya Kongres Luar Biasa (KLB) yang berujung pada pembentukan pengurus PSSI baru.
"Itu yang nanti akan kami jelaskan," kata La Nyalla. "Agar semuanya jelas. Tidak ada permasalahan lagi."
(wk/)