Detektif swasta, Paul Huebl, menemukan bukti rekaman video CCTV yang menampilkan Whitney diserang dua pria penagih hutang narkoba sang diva.
- Tim WowKeren
- Jumat, 28 Desember 2012 - 10:21 WIB
WowKeren - Kasus kematian tragis Whitney Houston kembali menjadi perhatian media. Pasalnya, seorang detektif swasta mengaku menemukan bukti bahwa Whitney sebenarnya dibunuh. Detektif swasta Paul Huebl mengaku memiliki bukti rekaman video CCTV yang menunjukkan Whitney diserang dua pria sebelum kematiannya.
Dua pria tak dikenal ini diduga sedang menagih hutang narkoba yang dipakai oleh Whitney. Diva yang meninggal di usia 48 tahun itu dikabarkan memiliki hutang sebesar USD 1,5 juta (sekitar Rp 14 miliar) pada gembong narkoba berbahaya.
"Aku memilki bukti yang menunjukkan Whitney adalah korban gembong narkoba elit yang mengirim pembunuh untuk menagih hutang narkobanya," ujar Paul. "Tubuh Whitney juga menunjukkan luka-luka pertahanan diri yang membuktikan bahwa ia berusaha mempertahankan diri untuk hidup."
Paul juga mengaku memiliki bukti baru baru lainnya yang ia dapatkan dari seorang informan terpercaya. Saat ini, ia berusaha menyerahkan bukti-bukti tersebut pada FBI agar mereka mau membuka kembali kasus kematian Whitney Houston.
(wk/)