Ello, keluarga besar Nasution dan pihak gereja sempat menggelar doa bersama sebelum Diana akhirnya tutup usia, Jumat (4/10).
- Tim WowKeren
- Jumat, 04 Oktober 2013 - 09:13 WIB
WowKeren - Ibunda Ello, Diana Nasution, wafat Jumat (4/10) dini hari setelah mengidap penyakit kanker payudara. Manajer Ello, Petra Latupeiressa, mengungkap kalau Ello selalu mendampingi Diana ketika di rumah sakit.
"Ello di sana terus sampai putus nafas tante Diana," kata Petra di rumah duka RSPAD Jakarta Pusat, Jumat (4/10) pagi. "Semua kumpul di situ, ada orang dari gereja, total ada 35 orang. Pas meninggal kita nyanyi lagu puji-pujian."
Bukan hanya Ello sekeluarga, artis Tanah Air seperti Jajang C. Noer dan Regina Ivanova juga berduka atas wafatnya Diana. Menurut rencana, jenazah Diana akan dimakamkan Minggu (6/10) di TPU Tanah Kusir, Jakarta.
"Aku dapat berita akan dimakamkan hari Minggu, rencananya di Tanah Kusir," sahut Petra. "Aku lagi koordinasikan dulu jadi sementara disemayamkan di sini."
Penyanyi berusia 55 tahun ini cukup lama berjuang melawan penyakit kanker payudara. Walaupun sempat pulih, namun setahun terakhir kondisi adik Rita Nasution itu kembali kritis.
"Sempat diambil tindakan operasi penyakit kankernya, sudah sempat sembuh dan sempat menyanyi lagi," kata Petra. "Tapi beberapa bulan terakhir mulai kemoterapi lagi, kambuh lagi."
Diana mulai dikenal namanya sejak berduet dengan Rita dan membentuk Nasution Sisters di era 1970an. Penyanyi kelahiran Medan itu juga sempat berduet dengan ayah Melly Goeslaw, Melky Goeslaw, lewat lagu "Bila Cengkeh Berbunga" dan "Malam Yang Dingin". Namanya semakin populer setelah membawakan sejumlah lagu hits seperti dua lagu ciptaan Rinto Harahap, "Jangan Biarkan" dan "Benci Tapi Rindu", serta lagu yang diremake putranya (Ello), "Pergi Untuk Kembali".
(wk/)