Cegah Kerusakan, Patung Buddha Raksasa di China Diberi 'Baju'
Nasional

Patung Buddha Mengshan berusia 1.500 tahun ini kondisinya nyaris runtuh dan belum selesai direstorasi.

WowKeren - Menjaga keutuhan situs bersejarah yang sudah berusia sangat tua memang tidak mudah. Patung Buddha raksasa Mengshan di Taiyuan, provinsi Shanxi, China, juga masih dalam kondisi memprihatinkan. Kini pemerintah setempat punya cara sendiri untuk melindunginya.

Disebut dengan Buddha Mengshan, patung ini sudah berusia 1.500 tahun yang dipahat langsung di dinding gunung Meng. Namun keberadaannya baru terungkap 2005 lalu dan masih dalam tahap restorasi mengembalikan bentuk aslinya. Hingga saat ini baru bagian kepala yang selesai dikerjakan sehingga bagian tubuhnya masih berantakan.

Paparan cuaca dan iklim selama 1.500 tahun merusak keseluruhan patung Buddha Mengshan. Untuk mengurangi kerusakan, ada tim lokal yang akhirnya menutup bagian tubuh patung setinggi 63 meter itu dengan kain seberat 400 kg. Uniknya, kain berwarna kuning emas itu dibentuk jubah ala biksu lengkap dengan motif untuk hiasan.


Model jubah tersebut menuai pujian karena bisa melindungi patung dari cuaca sekaligus menunjukkan rasa hormat. Memberikan baju pada patung Buddha merupakan praktik yang lazim di wilayah China. Jubah itu akan dipakai sang Buddha Mengshan hingga 7 Oktober yaitu saat hari libur nasional.

Saat ini Asosiasi Perlindungan sedang mengumpulkan dana untuk merestorasi bagian tubuh patung. Kondisinya keseluruhannya sendiri nyaris runtuh karena terpengaruh oleh penambangan batu baru di area sekitarnya selama bertahun-tahun. Akhirnya 7 tambang ditutup pada 2007 lalu untuk melindungi kelestarian patung yang dipahat tahun 551 ini.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!