Google ingin Motorola tumbuh bersama Lenovo yang mempunyai basis bisnis smartphone yang lebih kuat.
- Tim WowKeren
- Kamis, 30 Januari 2014 - 09:59 WIB
WowKeren - Berita mengejutkan datang dari Google. Perusahaan raksasa ini tiba-tiba memutuskan untuk menjual Motorola ke Lenovo seharga USD 2,91 miliar (sekitar Rp 35 triliun). Banyak publik berspekulasi bahwa keputusan ini dibuat karena produk Motorola akhir-akhir ini sedikit mengecewakan.
Namun bos Google, Larry Page, membantah tuduhan tersebut. Ia justru berpikir Motorola akan berkembang lebih pesat jika diurus oleh Lenovo. Google membeli Motorola pada 2012 seharga USD 12,5 miliar.
"Moto G dan Moto X berjalan dengan sangat baik dan aku sangat antusias menyambut jajaran smartphone baru di 2014," ujar Larry Page dalam blog resmi Google. "Namun pasar smartphone kali ini sangatlah kompetitif."
Larry mengungkapkan bahwa untuk menembus persaingan pasar, maka dibutuhkan perusahaan yang benar-benar mengerti secara keseluruhan. "Inilah mengapa kami percaya bahwa Motorola akan lebih baik bersama Lenovo yang mempunyai bisnis smartphone kuat dan manufaktur PC terbesar di dunia," lanjutnya.
"Terima kasih yang sangat besar buat tim Motorola yang sudah bekerja keras membuat produk yang besar," pungkas Larry. "Aku bangga Motorola akan semakin besar dan percaya diri bersama Lenovo, mereka akan membuat produk yang lebih dan lebih bagus lagi untuk semua orang."
Untuk saat ini, Google lebih memlih fokus pada pengembangan operasi sistem Android. Namun sayangnya proses akuisisi ini belum mencapai kesepakatan akhir, mereka harus menunggu persetujuan dari Amerika dan China. Lenovo akan melakukan pembayaran berupa uang tunai dan bentuk saham biasa untuk akuisisi Motorola ini.
(wk/)