Ian Cuttler Sala, peraih Grammy Award kategori Best Art Direction (2006), tewas saat duduk di kursi penumpang mobil yang dikendarai adik Salma Hayek, Sami.
- Tim WowKeren
- Rabu, 26 Februari 2014 - 09:20 WIB
WowKeren - Kecelakaan fatal yang melibatkan adik Salma Hayek, Sami, terjadi akhir pekan lalu di Los Angeles. Mobil yang dikendarai Sami bertabrakan dengan truk pick up. Sami terluka sedangkan Ian Cuttler Sala yang duduk di kursi penumpang tewas di tempat kejadian.
Penyidik masih belum menentukan penyebab pasti dari kematian Ian. Namun sutradara sekaligus fotografer ini mengalami luka tabrakan yang parah di tubuhnya.
Sami sendiri menderita beberapa patah tulang rusuk dan luka di kepala. Sedangkan pengemudi truk mengalami patah tulang kaki dan sakit pada tubuhnya.
Polisi menduga kecepatan tinggi menjadi penyebab utama Sami kehilangan kendalinya atas mobil Ford GT 2006 yang dikendarainya. Sami diperkirakan tidak berada di bawah pengaruh alkohol dan obat-obatan terlarang saat kecelakaan ini terjadi.
"Obat-obatan dan alkohol tidak terdeteksi dari Sami di tempat kejadian," ujar Zachary Hutchins, detektif Departemen Kepolisian Los Angeles, Selasa (25/2). "Uji toksikologi masih ditunda. Tapi sepertinya kecepatan menjadi faktor kecelakaan ini. Sami memakai sabuk pengamannya saat kejadian."
Ian meninggal di usianya yang ke-43 tahun. Ia tercatat pernah meraih penghargaan Grammy kategori Best Art Direction untuk paket musik box set "Johnny Cash: The Legend" (2006). Sebelumnya, Ian sempat dinominasikan dalam kategori Best Art Direction untuk paket box set "Louis Armstrong: The Complete Hot Five and Hot Seven" (2000).
Ian juga pernah bekerja selama sembilan tahun di Sony Music. Ia membuat promosi visual untuk para artis seperti Beyonce Knowles, Ricky Martin, Billy Joel, Mariah Carey, Julio Iglesias, Marc Anthony dan Destiny's Child.
Ini dia beberapa foto saat kecelakaan:
(wk/)