Pemilik pusat rekreasi di Insadong, Seoul, mengeluh karena perlakuan salah satu staf 'Superman Is Back'.
- Tim WowKeren
- Jumat, 24 April 2015 - 08:39 WIB
WowKeren - Pecinta anak-anak pastinya sudah tak asing lagi dengan "Superman Is Back". Sayangnya, baru-baru ini variety show tersebut sempat tersandung konflik lantaran salah satu stafnya.
Hal tersebut dimulai ketika sebuah postingan dari netter muncul di papan pesan "Superman Is Back". Netter tersebut mengeluh tentang perilaku kasar tim produksi "Superman Is Back" yang ternyata berakar dari pembatalan di menit terakhir lokasi syuting.
Usut punya usut, yang menulis postingan adalah pemilik pusat rekreasi di Insadong, Seoul. Si pemilik pusat rekreasi itu mendapat telepon dari staf "Superman Is Back" dan meminta untuk syuting di bangunan itu. Pemilik mengklaim staf terlalu tiba-tiba baik dalam menyebutkan permintaan dan membatalkan janji.
"Staf 'Superman Is Back' meneleponku di hari sebelum syuting dan mengatakan untuk mempersiapkan ini dan itu, tanpa mengindahkan rencana yang mungkin aku miliki untuk menjalankan urusanku sendiri," ujar pemilik pusat rekreasi di Insadong. "Aku tidak tahu mereka akan mengatakan, 'Kami tidak pernah mengatakan syuting di lokasi ini sudah dikonfirmasi. Kami tidak tahu Anda mengalami kemunduran tersebut, kami minta maaf'. Aku tidak mengerti cara mereka menangani situasi."
Merasa tersinggung dengan staf tersebut, pemilik pusat rekreasi di Insadong kemudian menulis di papan pesan "Superman Is Back". Ia pun mengeluh dengan berkata, "Apakah staf selalu seperti ini kepada orang-orang seperti aku? Aku menulis ini karena ada banyak perusahaan yang sama denganku dan aku tidak ingin ini terjadi lagi. Aku menuntut permintaan maaf yang layak dari staf."
Tak lama kemudian, staf "Superman Is Back" langsung mengajukan permohonan maafnya pada pemilik pusat rekreasi di Insadong. Mereka menyatakan alasannya dan berniat untuk menyelesaikan kesalahpahaman tersebut.
"Lokasi yang kami minta sangat ramai. Kami akan syuting di sana selama lima jam dan keselamatan anak-anak dan penonton membuat kami khawatir. Meskipun kami sudah membatalkan, perusahaan tersebut mengklaim memiliki kemunduran bisnis dan terus meminta kami untuk syuting di sana," ujar staf 'Superman Is Back'. "Setelah itu, kami berhasil untuk menyelesaikan kesalahpahaman dan miskomunikasi kami satu sama lain."
(wk/)