Perbudakan oleh leluhur Ben Aflleck terbongkar setelah email dari Gates dipublikasikan secara online.
- Tim WowKeren
- Jumat, 24 April 2015 - 17:55 WIB
WowKeren - Setelah kontroversi kepemilikan budak dari keluarga artis Ben Affleck tersebar, aktor pemain "Batman v Superman: Dawn of Justice" ini meminta maaf dan mengambil keputusan untuk mengungkap nama pemilik budak tersebut. Sebelumnya Ben sempat meminta acara "Finding Your Roots" untuk tidak menayangkan acara tersebut karena merasa malu.
"Banyak orang bertanya padaku siapa lelaki itu," tulis Ben dalam akun twitternya yang diposting pada Kamis (23/4) waktu setempat. "Namanya Benjamin Cole, dia tinggal di Georgia dari sisi ibuku sekitar enam generasi sebelumnya."
Dalam akun Facebooknya, Ben sempat berbagi bahwa dia menyesal telah berpikir bahwa masalah perbudakan tidak seharusnya dimasukkan dalam cerita. Ben tidak menyalahkan nenek moyangnya karena menurutnya sebagai bangsa, masyarakat memang memiliki warisan yang mengerikan tentang perbudakan.
Perbudakan yang dilakukan oleh leluhur Ben Aflleck sendiri terbongkar setelah email dari Gates untuk eksekutif Sony Michael Lynton dipublikasikan secara online oleh WikiLeaks. "Finding Your Roots" sendiri bukan sebuah program berita melainkan program yang memberikan kebebasan untuk seseorang menceritakan tentang keluarga mereka tanpa paksaan.
(wk/)