Mungkinkah sutradara Han Sa Min punya motivasi lain selain alasan kedekatan?
- Tim WowKeren
- Selasa, 12 Mei 2015 - 14:54 WIB
WowKeren - Persaingan antara dua boyband sepertinya bakal memanas. Tak lama setelah kabar bahwa comeback 2PM pada 1 Juni harus diundur, kini terungkap kalau sutradara Han Sa Min membatalkan penggarapan video musik boyband JYP itu karena tak enak pada Big Bang.
Meski tak menyebut nama Big Bang, namun sudah jadi rahasia umum kalau boyband beranggotakan G-Dragon, Taeyang, Seungri, Daesung dan T.O.P itu akan merilis 2 video musik terbaru pada 1 Juni mendatang. Ini memang jadi bagian proyek comeback Big Bang yang dimulai awal bulan ini.
Han Sa Min juga tercatat sebagai sutradara video musik comeback Big Bang "Loser" dari album "MADE" yang rilis 30 April. Selain itu, ia juga beberapa kali menyutradarai video musik Big Bang yakni "Love Song", "Blue", "Bad Boy" dan "Monster".
Sayangnya JYP menganggap keputusan Han Sa Min itu sebagai pelanggaran dan berniat mengajukan tuntutan. Sebagai bukti, JYP membeberkan sejumlah hal yang memberatkan Han Sa Min. JYP mengklaim sudah sepakat dengan Han Sa Min untuk jadwal, lokasi, bintang bahkan anggaran video musik. Namun Han Sa Min menyangkal hal itu. Ia mengklaim tak pernah melakukan kesepakatan dengan pihak JYP.
"Kami belum tanda tangan kontrak ataupun sepakat dengan jadwal syutingnya," tegas Han Sa Min. "Tapi fakta bahwa ada rencana untuk mengajukan tuntutan tersebut cukup menakutkan. Sejujurnya, aku tak ingin membicarakan hal ini atau memperlihatkan reaksiku atas hal ini. Aku juga tak tahu apa yang terjadi dengan sutradara Kim Ji Yong. Aku tak ada kaitan dengan hal itu."
Kim Ji Yong sendiri sempat terkejut karena tuduhan membatalkan kontrak sepihak dalam pembuatan video musik GOT7 yang juga artis JYP. Ditegaskan Ji Yong, ia sudah menolak secara baik-baik karena kurang cocok dengan konsep video musik yang diajukan JYP. Berbeda dengan kasus Han Sa Min, JYP kabarnya bisa memaklumi pembatalan tersebut. "Kami sudah bicara dengan sutradara Kim Ji Yong dan kesalahpahaman bisa diselesaikan," kata perwakilan JYP.
(wk/)