Netter turut berkomentar dan berdoa agar Eri Yunanto cepat ditemukan.
- Tim WowKeren
- Senin, 18 Mei 2015 - 16:16 WIB
WowKeren - Setelah terjadi insiden seorang pendaki jatuh ke kawah Merapi, Balai Taman Nasional Gunung Merapi memutuskan untuk menutup sementara jalur pendakian. Jalur yang berlokasi di Dukuh Plalangan, Desa Lencoh, Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, itu ditutup untuk memudahkan pencarian Eri Yunanto, pendaki yang jatuh ke kawah Gunung Merapi.
Menurut Suwigyo, kepala Resort Selo, BTNGM Boyolali, jalur pendakian tersebut ditutup sementara sejak Sabtu (16/5) pukul 16:00 WIB. Jalur akan dibuka lagi kira-kira enam hari setelah ditutup dan jika keadaan sudah memungkinkan.
Ditutupnya jalur pendakian ini menyebabkan sekitar 500 orang pendaki batal naik ke puncak Merapi. Uang retribusi sebesar Rp 17.500 pun dikembalikan pada para pendaki.
Hingga kini, tim SAR gabungan masih berusaha melakukan pencarian terhadap Eri Yunanto. Pihak Universitas Atmajaya tempat Eri bernaung juga mengirimkan sukarelawan untuk membantu pencarian.
Sementara itu, netter ikut mengomentari insiden jatuh ke kawah Merapi yang menimpa Eri. Sebagian besar dari mereka turut mendoakan agar Eri cepat ditemukan.
"Semoga cepat ditemukan, walau hanya berupa jasad. Pray for pendaki yg jatuh di kawah Gunung Merapi," tulis akun Twitter @lelymahsyuhad. "Pray For Eri Yunanto, pendaki yg terjatuh di kawah Merapi. Semoga cepat ditemukan. Amin," tulis @MeggaSoebagyo.
(wk/)