Media officer Persipura, Bento, menangis ketika curhat bahwa Persipura sampai harus menjual kantong plastik demi laga AFC.
- Tim WowKeren
- Rabu, 27 Mei 2015 - 08:30 WIB
WowKeren - Dampak SK pembekuan PSSI oleh Menpora cukup merugikan Persipura Jayapura. Pasalnya klub yang pernah meraih gelar juara ISL sebanyak tiga kali itu terpaksa urung melanjutkan pertandingan di Piala AFC musim ini.
Awal pekan ini, laga Persipura vs Pahang FC yang seharusnya berlangsung di stadion Mandala Jayapura, Selasa (26/5) terpaksa dibatalkan. Gara-garanya tiga pemain calon lawan terganjal urusan visa. Padahal ini merupakan laga untuk menentukan lolos atau tidaknya tim Mutiara Hitam ke babak 8 besar.
Demi memperjuangkan nasib Persipura, Ridwan Bento Madubun selaku media officer datang mengadu ke Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) Komisi X DPR RI. Bento sambil menangis mengungkapkan kesedihan hingga membuat para anggota DPR terdiam.
"Kami tidak pakai uang pemerintah. Kami pakai uang yang kami dapat dari sponsor, yang didapat dari sana-sini," kata Bento saat mendamping Sekum Persipura, Rocky Bebena. "Bahkan ada yang memberikan kantong plastik kami kumpulkan untuk dijual. Kami sudah sampai di 16 besar, jadi perjalanan ini sudah terlalu jauh."
Rapat dengar itu dihadiri hadir Wakil Ketua Umum PSSI Erwin Dwi Budiawan beserta sejumlah Exco dan staf, PT Liga Indonesia, hingga perwakilan klub ISL, Divisi Utama dan Liga Nusantara. Bento menambahkan kalau pembatalan laga AFC ini ibarat penolakan publik atas Persipura.
"Tapi kenapa sampai di sini seolah-olah bangsa ini menolak kami untuk berjuang atas namanya. Kami sudah berusaha, kenapa tidak dari awal saja agar tidak dimainkan sama sekali," kata adik kandung almarhum legenda Persipura, Ritham Madubun itu. "Ini bukan negara dan kalau pemerintah sudah tidak bisa memberikan uang jangan rugikan kami. Saya minta maaf kalau sedikit emosional. Tapi ini mewakili suara rakyat Papua dan suporter Persipura."
(wk/)