Monumen Angeline akan dibangun di Bali sebagai ikon anti kekerasan terhadap anak.
- Tim WowKeren
- Senin, 22 Juni 2015 - 18:30 WIB
WowKeren - Kasus pembunuhan Angeline yang memprihatinkan masih terus mendapat sorotan publik. Tak hanya di Indonesia, namun kasus itu telah mencuri perhatian dunia.
Di Bali, Pemerintah Kota Denpasar bekerja sama dengan LSM pemerhati anak untuk merencanakan pembangunan Monumen Angeline. Monumen itu diharapkan bisa menjadi ikon anti kekerasan terhadap anak-anak.
"Saya kira akan kita wujudkan dalam bentuk Monumen Angeline sebagai ikon anti kekerasan terhadap anak," ujar Arist Merdeka Sirait selaku Ketua Komnas Perlindungan Anak dilansir dari Tabloid Bintang. "Dan langkah ini juga bisa diikuti oleh kota atau provinsi lain di negeri ini."
Selain karena Bali merupakan tempat terjadinya kasus tersebut, didirikannya monumen itu di Pulau Dewata juga karena Bali dipercaya sebagai tempat strategis gerbang masuk dunia internasional. Meski begitu, Arist mengaku belum menetapkan tempatnya secara khusus.
"Yang pasti di Bali, tapi sedang dicari di mana tempatnya yang terbaik," tuturnya. "Saya berharap sebelum Hari Anak Nasional, 23 Juli nanti, sudah dilakukan peletakan batu pertama."
(wk/)