Ditolak Warga, JK Justru Dukung Pengeboran Sumur Baru Lapindo
SerbaSerbi

PT Minarak Lapindo kembali melakukan aktivitas pengeboran sumur di Desa Kedungbanteng, Sidoarjo.

WowKeren - Permasalahan yang ditimbulkan akibat munculnya lumpur Lapindo sejak 2006 lalu tampaknya belum sepenuhnya terselesaikan. Apalagi setelah muncul kabar jika pihak Lapindo tengah bersiap untuk mengebor sumur baru pada Rabu (6/1) kemarin.

Aktivitas pengeboran itu pun tak pelak menerima protes dari warga di sekitar area pengeboran yakni di Desa Kedungbanteng, Sidoarjo. Kendati ditolak warga setempat, pengeboran itu justru mendapat dukungan dari Wakil Presiden Jusuf Kalla.

Menurut JK, dengan melakukan pengeboran sumur baru itu PT Minarak Lapindo segera bisa membayar ganti rugi. Hal tersebut karena ganti rugi yang dibebankan selama ini masih ditalangi pemerintah.


"Justru mesti begitu agar dia bisa bayar utang.Karena itu saya katakan kalau SKK Migas izinkan dan aman, ya bisa," kata Jusuf Kalla, Jumat (8/1). "Saya kira semua sudah. Pemerintah sudah bayar. Kan ini pemerintah menalangi. Bagaimana bayar kalau tidak bor."

Sementara itu, menghadapi penolakan dari warga, menurut staf pengajar Teknik Geologi UGM, Yogyakarta, Agus Hendratno mengatakan agar pemerintah dan pihak terkait mampu meyakinkan masyarakat. Agus juga menyarankan, masyarakat berhak mendapatkan jaminan apabila terjadi kesalahan saat atau setelah pengeboran dilakukan.

"Kalau keledai saja pernah jatuh dan tidak mau jatuh lagi, jangan sampai kita jatuh kedua kalinya. Pengusaha dan pemerintah harus berada di track yang bagus," ujar Agus seperti dilansir dari BBC Indonesia. "Masyarakat harus diberi keyakinan dan ada jaminan apa seandainya terjadi kesalahan."

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait