Dokter Asing Diamankan Akibat Kematian Allya, Chiropractic Surabaya Ikut Tutup
Nasional

Sejumlah cabang Chiropractic First turut terkena imbas dari dugaan malapraktik yang menimpa Allya, putri seorang mantan pejabat BUMN.

WowKeren - Beberapa waktu lalu publik dihebohkan dengan pemberitaan kematian putri mantan Vice President Communication PT PLN bernama Allya Siska Nadya. Allya diduga meninggal lantaran menjadi korban malapraktik terapi tradisional chiropractic asal Amerika Serikat.

Usai kabar kejadian tersebut menyeruak, petugas Imigrasi Kelas I Jakarta Selatan mengamankan seorang dokter chiropractic berkewarganegaraan asing. Dokter itu diamankan di tempat pratiknya di Chiropractic First cabang Kota Kasablanca, Tebet, Jaksel.

Hanya saja pengamanan dokter WNA itu tidak dilatarbelakangi malapraktik melainkan terkait perizinan dan pelanggaran kerja. Selain itu, yang bersangkutan juga ditahan karena tidak bisa menunjukkan paspor.


"Betul, warga negara Inggris. Dugaannya melakukan pelanggaran bekerja, tetapi dengan izin tinggal kunjungan," kata Kepala Imigrasi Kelas I, Cucu Koswala. "Kami perlu dalami dulu. Yang bersangkutan juga tidak bisa menunjukkan paspor."

Berbeda dengan klinik di Kasablanca, akibat berita kematian Allya, Chiropractic First di Galaxy Mall, Surabaya baru-baru ini tampak tidak ada aktivitas. Chiropractic First tersebut tutup bukan karena disegel melainkan lantaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang.

Di sisi lain, sampai saat ini pihak kepolisian masih melakukan pengejaran terhadap dr Randall Cafferty yang diduga menjadi terapis Allya sebelum ia meninggal. Dari penyelidikan yang dilakukan sampai saat ini diketahui bahwa dr Randall ternyata tidak memiliki ijin praktik resmi di Indonesia.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait