Cita harus membayar 500 ekor babi jika tak mau datang ke Papua untuk meminta maaf secara langsung.
- Tim WowKeren
- Rabu, 20 Januari 2016 - 09:01 WIB
WowKeren - Kasus "Mulutmu Harimaumu" dari pedangdut Cita Citata hingga kini masih terus bergulir. Sebelumnya, Cita disebut telah melalukan penghinaan terhadap rakyat Papua gara-gara menyebut kalimat yang ditafsirkan menjadi ejekan jelek.
Setelah sempat berdamai dengan LSM Papua Mandiri, kini Cita kembali disomasi oleh Forum Papua Bersatu (FPB). Yan Matuan selaku Ketua FPB meminta aktris 21 tahun itu untuk minta maaf langsung dengan datang ke tanah Papua.
"Kami mau menyampaikan sanksi atau hak adat kepada Cita Citata," ujar Yan di kawasan Johar, Jakarta Pusat, Selasa (19/1). "Agar yang bersangkutan menyampaikan permintaan maaf terhadap media dan rakyat Papua secara langsung."
Jika Cita menolak permintaan tersebut, ia diwajibkan membayar 500 ekor babi sebagai bentuk damai. Di Papua, satu babi bernilai Rp 30 juta. Sehingga jika ditotal, Cita harus merogoh kocek yang cukup dalam, yaitu Rp 15 miliar.
Tuntutan tersebut wajib dilakukan karena hal yang dilakukan Cita dianggap sebagai masalah di budaya Papua. "Karena menurut budaya istiadat Papua, ini dianggap masalah. Peranan babi sangat penting untuk menyelesaikan masalah secara adat," ungkapnya.
Sementara itu, jika somasi dari FPB ini tak digubris, mereka mengancam akan memboikot semua single, album, serta karya Cita lainnya di Papua dan Papua Barat. "Kami tunggu sampai akhir Februari 2016 paling lama," tegasnya.
(wk/)