Inggris menyebut Vladimir Putin terlibat pembunuhan seorang mantan agen KGB, Duta Besar Rusia di London dipanggil.
- Tim WowKeren
- Jumat, 22 Januari 2016 - 13:50 WIB
WowKeren - Nama Vladimir Putin kembali menarik perhatian media internasional. Bukan karena hubungan Rusia dengan Turki yang memburuk seperti beberapa waktu lalu, namun kali ini lantaran tuduhan Inggris yang mengarah padanya.
Baru-baru ini, Inggris mengeluarkan pernyataan mengejutkan terkait kasus kematian seorang mantan agen KGB, Alexander Litvinenko. Alexander tewas pada 2006 silam akibat diracun dan kasusnya kembali dibuka belakangan ini.
Penyelidikan yang dilakukan oleh pemerintah Inggris kemudian mengarah kepada Presiden Rusia Vladimir Putin. Pemimpin penyelidikan, Robert Owen menyebutkan bahwa pembunuhan terhadap eks agen KGB telah mendapat persetujuan dari Putin.
"Melihat semua bukti dan analisis yang saya dapatkan, saya menyimpulkan bahwa operasi FSB untuk membunuh Litvinenko mungkin telah disetujui oleh (Pimpinan FSB) Patrushev dan juga Presiden Putin," kata Robert Owen, seperti dilansir dari BBC.
Terkait hal tersebut, pihak Inggris pun memutuskan untuk memanggil Duta Besar Rusia di London. Selain untuk mempertimbangkan langkah yang akan diambil, Inggris juga menilai bahwa Rusia telah gagal menjalin kerja sama dalam penyelesaian kasus tersebut.
(wk/)