Menhan merasa heran pesawat dan helikopter milik TNI sering mengalami insiden jatuh.
- Tim WowKeren
- Senin, 21 Maret 2016 - 14:40 WIB
WowKeren - Helikopter TNI Angkatan Darat jenis Bell 412 EP telah jatuh di daerah Poso, Sulawesi Tengah, pada Minggu (20/3) lalu. Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu pun ikut turun tangan untuk menyelidiki penyebab terjadinya insiden tersebut.
Ryamizard mengaku heran karena pesawat atau helikopter TNI di Indonesia sering mengalami insiden jatuh. "Saya juga merasa heran kok jatuh-jatuh mulu," ujarnya saat ditemui di kantor Kementerian Pertahanan (Kemenhan), Jakarta Pusat, Senin (21/3).
"Itu pekerjaan Kemenhan untuk memeriksa secara detail kenapa itu," sambung Ryamizard. Menurutnya, helikopter yang jatuh di Poso itu masih baru, sama seperti pesawat Hercules C-130 TNI AU yang jatuh di Dumai, Medan pada 2015 lalu.
Menhan mengungkapkan akan melakukan investigasi mengenai proses pemeliharaan pesawat untuk mengetahui penyebab jatuhnya helikopter tersebut. "Pasti (pemeliharaan). Ada perintah khusus atau tidak, itu urusan Kemenhan kok," katanya.
Insiden kecelakaan nahas itu menewaskan 13 prajurit TNI AD yang ada di dalam helikopter. Juru Bicara Istana Kepresidenan, Johan Budi, sementara menduga jika jatuhnya helikopter tersebut bukan karena human error, melainkan karena cuaca yang buruk.
(wk/)