Seoul Diselimuti Kabut Beracun, Anak-Anak dan Lansia Terancam
Dunia

Selain anak-anak dan lansia, kesehatan penderita penyakit pernapasan pun ikut terancam.

WowKeren - Kabut beracun menyelimuti wilayah metropolitan Seoul dan beberapa daerah lainnya di kawasan pusat. Kabut beracun ini mengotori udara ibukota Korea Selatan tersebut selama 2 hari berturut-turut pada Rabu (30/3) dan Kamis (31/3).

Rabu (30/3), kepadatan partikel mencapai 100 ug/m3 di beberapa daerah di Seoul pada pagi harinya. Angka ini empat kali lebih tinggi dari batasan yang diperbolehkan WHO (Organisasi Kesehatan Dunia) yaitu 25 ug/m3.

Akibat kabut beracun ini, kesehatan penduduk pun terancam, terutama anak-anak, lansia dan wanita hamil. Selain itu, orang-orang dengan penyakit pernapasan atau kardiovaskular juga sangat rentan.


Kementerian Lingkungan Hidup mengatakan massa udara di sekitar Semenanjung Korea tidak bergerak karena tidak ada angin sehingga udara kotor tak bisa tertiup. Tetapi polusi akan berkurang saat angin bertiup dari arah barat pada Jumat (1/4) siang.

Akibat keadaan tersebut, Maret tahun ini disebut sebagai Maret terburuk di Seoul dalam lima tahun terakhir. Kepadatan udara mencapai level buruk terjadi selama tujuh hari di Seoul dan sembilan hari di provinsi Gyeonggi, sementara normalnya hanya terjadi rata-rata selama 5,4 hari.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait