Bahkan jika sebentar saja RA menghilang, sang ayah langsung mencari putranya.
- Tim WowKeren
- Kamis, 19 Mei 2016 - 15:07 WIB
WowKeren - Kasus pembunuhan Eno Farihah (18) tak hanya mengejutkan publik. Pihak keluarga salah satu tersangka pembunuhan Eno juga mengaku sangat terkejut dengan kabar ini. Pasalnya, salah satu tersangka pembunuhan sadis ini, RA (16) adalah anak rumahan.
Dari ketiga tersangka, RA merupakan tersangka yang termuda. Ia bahkan masih duduk dibangku Sekolah Menengah Pertama(SMP). RA dikenal sebagai anak rumahan yang sangat alim.
Pihak keluarga juga menyatakan jika RA adalah anak rumahan yang tak pernah macam-macam. "Anaknya ngga pernah ngelayap. Habis sekolah langsung pulang," ujar MW (38) yang merupakan paman RA dilansir dari Tribunnews.
MW juga menambahkan jika keponakannya itu tak pernah keluar rumah dan tak bisa mengendarai motor. "Malam-malam juga nggak pernah keluar, di rumah saja. Naik motor juga nggak bisa," imbuh MW.
Tak hanya itu, RA bahkan selalu diantar jemput sang ayah setiap kali pulang dari sekolah. Menurut MW, ayah RA juga selalu menjaga ketat anak sulungnya itu, Bahkan jika sebentar saja RA menghilang, sang ayah langsung mencari putranya.
MW menambahkan jika RA sempat masuk pesantren di daerah Serang, Banten. "Tapi dia nggak betah terus pulang. Dan melanjutkan sekolah di sini," imbuh MW. Sebagai paman, MW mengaku kejadian ini rupanya menjadi tamparan bagi keluarga.
(wk/)