Arus Balik, Pendatang Baru Kota Bekasi Diprediksi Capai 10 Ribu Jiwa
Nasional

Pemerintah Kota Bekasi memperkirakan jika warga pendatang baru akan meningkat drastis.

WowKeren - Kota besar kerap kali menjadi tujuan bagi banyak warga untuk mengadu nasib. Banyak masyarakat yang berasal dari daerah memilih untuk merantau ke kota-kota seperti Jakarta dan Bandung untuk mencari pekerjaan.

Momen arus balik usai lebaran kerap kali dimanfaatkan bagi mereka yang ingin mencari peruntungan ke kota besar. Bahkan, baru-baru ini Pemerintah Kota Bekasi, Jawa Barat mengungkap jika pihaknya memperkirakan jika jumlah pendatang baru akan mencapai 10 ribu jiwa pada 2016 ini.

Pernyataan itu didasarkan pada data tahun 2015 warga yang masuk sebanyak 103 ribu orang dan yang meninggalkan Kota Bekasi sekitar 95 ribu orang. Selisih 8 ribu orang merupakan pendatang baru di Kota Bekasi pada tahun itu. Saat ini penduduk Bekasi tercacat mencapai 2,5 juta jiwa.


"Kami prediksi ada pendatang baru antara 9.000 hingga 10.000 orang yang tinggal di Kota Bekasi," ujar Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bekasi, Alexander Zulkarnaen, Selasa (12/7) dilansir dari Berita Satu. "Diperkirakan ada kenaikan jumlah pendatang baru dibandingkan dengan tahun lalu."

Meski begitu, mereka tidak bisa melarang warga untuk datang ke Bekasi. Namun, pemerintah mengimbau agar mereka harus memiliki KTP daerah asal yang jelas dan mengajukan pindah alamat ke Bekasi. Operasi Yustisi rencananya juga akan dilakukan untuk menjaring warga yang tidak memiliki identitas lengkap.

Tidak hanya itu, Pemda setempat juga berharap agar warga yang datang ke Bekasi memiliki modal, keterampilan dan juga pekerjaan yang jelas. "Juga penting diperhatikan bagi para pendatang baru, memiliki modal yang cukup agar tidak menjadi beban bagi pemerintah daerah," imbuh Alexander.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait