Menkominfo Rusdiantara telah meminta agar Google Map tidak menunjukkan lokasi vital untuk Pokemon Go.
- Tim WowKeren
- Senin, 08 Agustus 2016 - 15:48 WIB
WowKeren - Di Tanah Air, Pokemon Go memang telah populer belakangan ini. Namun ternyata kehadirannya tak lantas berlangsung mulus. Game besutan Niantic tentu tetap menuai kontroversi.
Seperti beberapa waktu lalu, Pokemon Go sempat mengekspos lokasi-lokasi penting di Indonesia misalnya Istana Negara hingga Pangkalan Militer. Berkaitan dengan masalah ini, Menkominfo Rusdiantara ternyata telah 2 kali meminta Google untuk tidak menggunakan objek vital di Pokemon Go.
"Ini kan berbasis Google Map, ya kan. Saya sudah bicara 2 kali dengan Google jangan digunakan objek vital nasional," tuturnya seperti dilansir dari Detik. "Jadi sebetulnya kuncinya da di Google Map dulu. Kalau Google Map-nya nggak ada di situ, kayak di Cilangkap Mabes TNI kan itu nggak ada, di Google Map-nya hanya hijau saja gambarnya."
Sementara itu, Rusdiantara sendiri juga menyarankan agar Pokemon Go diarahkan ke lokasi tempat masyarakat berkumpul. Pasalnya, jika GPS di Pokemon Go menunjukkan tempat-tempat vital dinilai dapat membahayakan keamanan nasional.
(wk/)