Mendikbud meyakinkan bahwa sistem full day school tak akan memberatkan karena diisi dengan kegiatan menyenangkan.
- Tim WowKeren
- Selasa, 09 Agustus 2016 - 14:13 WIB
WowKeren - Polemik soal kebijakan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy masih terus berlanjut. Pasalnya, kebijakan Muhadjir untuk menerapkan sekolah sehari penuh atau full day school terus menerus mengundang reaksi protes dari publik.
Menghadapi kontroversi yang timbul akibat usulannya terkait full day school ini, Muhadjir tampaknya memilih untuk tetap tenang. Malahan, ia menjelaskan dan berusaha meyakinkan publik hal itu akan membantu siswa mendapatkan pendidikan umum dan karakter sekaligus.
Menurutnya, dalam penerapan sistem full day school nanti, siswa tidak melulu diberikan pelajaran tetapi juga kegiatan ekstrakurikuler lain yang menyenangkan, misalnya saja melalui permainan tradisional. Bagi siswa sekolah dasar (SD), pendidikan karakter dan pengetahuan umum diberikan dengan perbandingan 80 persen dan 20 persen, sedangkan SMP 60 persen banding 40 persen.
"Kami akan memastikan bahwa memperkuat pendidikan karakter peserta didik menjadi rujukan dalam menentukan sistem belajar mengajar di sekolah," ujar Menteri Muhadjir seperti dilansir dari Kompas. "Usai belajar setengah hari, hendaknya para peserta didik tidak langsung pulang ke rumah tetapi dapat mengikuti kegiatan ekstrakurikuler yang menyenangkan dan membentuk karakter, kepribadian serta mengembangkan potensi mereka."
(wk/)