Miris, Bayi 15 Bulan Meninggal Dunia Usai Ditolak 4 Rumah Sakit
Nasional

Bayi 15 bulan, Mesiya Rahayu meninggal dunia setelah ditolak empat rumah sakit dengan alasan ini.

WowKeren - Nasib malang menimpa Mesiya Rahayu. Bayi 15 bulan ini meninggal dunia usai ditolak empat rumah sakit di Kota Tangerang. Bayi perempuan ini menderita infeksi paru-paru dan terlambat ditangani.

Undang Misrun, ayah Mesiya mengungkap jika putrinya mengalami sesak nafas sejak beberapa waktu lalu. Ia dan istri langsung membawa putrinya ke klinik setempat kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Sitanala.

"Saat di RS Sitanala, anak saya masuk di IGD. Saya sempat mengajukan BPJS. Tetapi tidak diterima karena punya saya BPJS Ketenagakerjaan. Akhirnya saya mendaftar sebagai pasien umum dengan membayar Rp 370 ribu," kisah Misrun.

Meski sempat ditangani, Mesiya kemudian dirujuk ke rumah sakit lain dengan alasan mereka tak memiliki alat untuk menangani bayi itu. Tanpa diberi tahu harus ke RS mana, Misrun berkeliling ke RSUD Kabupaten Tangerang, RS Sari Asih Karawaci, RS Melati dan RS Ar-Rahman. Namun ia ditolak dengan alasan kamar penuh.


"Saya datang bawa surat rujukan, pihak rumah sakit cuma bilang kamar penuh. Mereka tidak menanyakan KTP saya ataupun kondisi anak saya. Saya enggak mengerti kenapa," ujarnya.

Lamanya penanganan itu membuat kondisi Mesiya makin kritis hingga akhirnya meninggal dunia. Kehilangan putrinya itu membuat Misrun sangat bersedih. Misrun sangat kecewa pada RS yang menolaknya, padahal petugas kebersihan di DKP berencana mendaftarkan putrinya sebagai pasien umum bukan BPJS.

Kasus yang menimpa Mesiya tersebut juga menjadi sorotan publik dan mendapat kecaman dari berbagai pihak. Bahkan banyak yang menuntut Kementerian Kesehatan RI untuk menindak tegas empat rumah sakit yang menolak bayi malang itu.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!