Jadi Anggota One Direction, Zayn Malik Menderita Gangguan Makan Akut
Selebriti

Zayn Malik memendam rahasia yang menyakitkan selama menjadi anggota One Direction.

WowKeren - Meskipun tampaknya bahagia, namun Zayn Malik rupanya memendamkan sebuah rahasia yang menyakitkan. Baru-baru ini, pelantun "Pillowtalk" itu mengaku menderita masalah gangguan makan atau eating disorder ketika ia masih menjadi anggota boyband One Direction.

Hal tersebut diungkapkan Zayn dalam buku autobiografinya yang bakal dirilis dalam waktu dekat ini. Dalam buku tersebut, ia membicarakan kondisi serius soal kesehatannya.

"Sesuatu yang tidak pernah aku bicarakan di depan publik sebelumnya," tutur Zayn dilansir Dailymail. "Aku menderita gangguan makan. Tapi itu sudah sembuh sejak aku meninggalkan grup bandku."

Dengan pola makan yang tidak teratur, Zayn kerap kali jatuh sakit. "Itu bukan seolah-olah aku punya kekhawatiran dengan berat badanku. Aku kadang selama dua atau tiga hari berturut-turut tidak makan apapun," ungkapnya.


Menurut Zayn, beban kerja dan tekanan dalam One Direction yang menyebabkannya kehilangan nafsu makan. Berat badannya pun berkurang terus menerus.

"Aku telah kehilangan begitu banyak bobot tubuhku. Aku menjadi sakit," sambungnya. Zayn pun menegaskan bahwa berat badannya berkurang bukan karena mengkonsumsi obat terlarang.

Setelah tidak mampu menghadapi tekanan batinnya, Zayn akhirnya memutuskan untuk meninggalkan One Direction pada Maret 2015. "Aku harus melakukan apa yang terasa benar di hatiku. Aku keluar karena aku ingin menjadi anak muda normal usia 22 tahun yang mampu untuk bersantai dan memiliki waktu pribadi," ujar Zayn kala itu.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait