Justin Bieber mengatakan bahwa penyakit ADHD yang membuatnya bersikap nyentrik selama tur konser.
- Tim WowKeren
- Selasa, 01 November 2016 - 14:01 WIB
WowKeren - Setelah meninggalkan panggung Manchester, Justin Bieber melanjutkan tur konser album "Purpose" ke Skotlandia, Inggris pada Senin (31/10) kemarin. Dalam konser tersebut, penyanyi berusia 22 tahun itu membicarakan kesehatan mentalnya kepada ribuan penonton.
Mengutip The Sun, Justin mengaku menderita ADHD atau Attention Deficit Hyperactivity Disorder. "Aku pikir, aku mengidap ADD, ADHD atau sesuatu yang seperti itu ketika pikiranku tidak bekerja dengan baik," ujarnya.
Sebagai informasi, ADHD merupakan gangguan perkembangan dalam peningkatan aktivitas motorik anak-anak hingga menyebabkan aktivitas sesorang yang tidak lazim dan cenderung berlebihan. Penderitanya akan cenderung meletup-letup, aktivitas berlebihan, dan suka membuat keributan.
Hal itulah yang menjadi alasan mengapa Justin kerap menunjukkan perilaku nyentriknya selama tur konsernya. Namun, mantan kekasih Selena Gomez ini tidak merasa minder dengan penyakit yang dideritanya. Pelantun "Sorry" itu selalu berusaha tampil apa adanya.
"Mungkin aku hanya berbeda," ungkapnya. "Siapa yang ingin menjadi seperti orang lain? Aku pikir itu membosankan. Kau tahu berapa banyak orang yang mengatakan kepadaku untuk tidak memakai rok ini? Aku pikir unik adalah kuncinya."
Sebelumnya, Justin pernah mengatakan mengonsumsi obat ADHD. Namun karena menjadi tergantung pada obat tersebut, ia pun berhenti meminumnya.
"Aku mulai gelisah," ungkapnya dalam sebuah wawancara. "Aku mengambil Adderall. Aku tidak mendapatkan tidur nyenyak, lalu siang hari aku minum lagi untuk konsentrasi. Aku sering merasakan kecemasan, aku pikir itu berasal dari Adderall. Itu sebabnya aku sudah berhenti meminumnya."
(wk/)