Selain guru beragama beda itu, Ponpes di bawah ini juga banyak dinilai menggambarkan toleransi agama dengan baik.
- Tim WowKeren
- Jumat, 09 Desember 2016 - 14:49 WIB
WowKeren - Seorang guru di pondok pesantren (ponpes) Bali Bina Insani di Tabanan, Bali, menjadi sorotan karena ternyata agama yang dianutnya justru bukan Islam melainkan Hindu. Perjalanan Ni Made Suardini di ponpes itu juga menjadi sorotan para peserta Bali Democracy Forum IX yang mendapat kesempatan untuk berkunjung kesana.
Ponpes ini dinilai dapat menggambarkan toleransi dengan baik, di mana ponpes tersebut berdiri di tengah masyarakat Hindu dan juga memiliki guru yang tak hanya beragama Islam. Ni Made Suardini menceritakan pengalamannya selama mengajar di Bali Bina Insani sejak tahun 2004.
"Saya merasa asing ketika masuk pertama kali karena rekan-rekan memakai jilbab, sehingga pada akhirnya saya memakai jilbab untuk menghormati," kata Ni Made Suardini dilansir Liputan6. "Tapi pimpinan pondok malah memarahi saya, 'Tidak usah memakai jilbab, tidak apa-apa berbeda karena inilah kita, inilah pondok kita' sehingga saya pun tidak memakai jilbab,".
Di Pondok Pesantren Bali Bina Insani, terdapat 16 guru beragama Hindu. Bahkan di Madrasah Aliyah, 50 persen pengajarnya beragama Islam dan sisanya beragama Kristen.
(wk/)