Subuh Dan Doa Bersama 1212 Cetak Sejarah Baru Indonesia
Nasional

Bagaimana kondisi aksi damai yang berlangsung di beberapa lokasi itu? Simak di bawah ini.

WowKeren - Salat subuh dan doa berjamaah 1212 yang dilakukan di berbagai daerah telah mencetak sejarah baru di Indonesia. Dilakukan bertepatan dengan perayaan Maulud Nabi, Senin, 12 Desember, puluhan ribu jamaah melakukan salat subuh dan melanjutkannya dengan berdoa dan bertasbih bersama. Salat subuh berjamaah dan doa bersama 1212 itu dihadiri sejumlah tokoh agama dan tokoh nasional. Acara dipusatkan di Lapangan Gasibu hingga siang hari nanti.

Walau banyak yang mengaitkannya dengan kasus Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, tapi Abdullah Gymnastiar (Aa Gym) menegaskan salat subuh berjamaah dan doa bersama 1212 tidak ada kaitannya dengan dugaan penistaan agama oleh Ahok. Aa Gym menegaskan kegiatan 1212 merupakan kegiatan peringatan Maulud Nabi sekaligus peringatan milad Pondok Pesantren (Ponpes) Darrut Tauhid ke-26. "Acara kali ini (murni) kita ultah (ulang tahun) pesantren (tidak ada kaitan dengan Ahok). Kita ingin mengenang akhlak Rosul (Nabi Muhammad)," kata Aa Gym usai memberikan tausyiah di Masjid Pusdai, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Senin, 12 Desember.

Kapolri Jenderal Tito Karnavian meminta massa acara 1212 di Lapangan Gasibu, Kota Bandung, untuk bersama-sama menjaga kondusifitas selama acara berlangsung. Tito menyebut para petugas dari Polri dan TNI siap turut menjaga keamanan. "Saya titip satu, tugas polisi dan tentara ialah kemanan. Acara ini massa berkumpul, tetap aman dan damai," ucap Tito saat memberikan arahan di atas panggung di depan Gedung Sate (12/12) dengan didampingi Kapolda Jabar Irjen Bambang Waskito, Aa Gym, Gubernur Jabar Ahmad Heryawan dan Wali Kota Bandung Ridwan Kamil.


Sementara itu, Calon wakil gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno kagum dengan kebersamaan saat salat subuh berjamaah 1212 yang dilakukan di berbagai daerah. Sandiaga menyebut gerakan ini untuk mengirim pesan terkait keadilan. "Tadi sangat luar biasa. Saya melihat suatu kebersamaan. Di sini umat Islam hadir dalam bingkai kebhinnekaan. Kami melihat umat ada di titik puncak untuk menuntut keadilan," kata Sandiaga usai salat subuh di Masjid Sunda Kelapa, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (12/12). "Hari ini kita mengirim pesan untuk menuntut keadilan," imbuhnya.

Berdasarkan informasi dari Media Center GNPF MUI melalui website mereka, Minggu (11/12), Masjid Sunda Kelapa merupakan salah satu lokasi digelarnya aksi salat subuh berjamaah 1212. Selain di Sunda Kelapa, di Jakarta aksi ini juga digelar di tiga lokasi lainnya.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait