Lupakan gengsi, berikut alasan wanita memilih kembali ke mantan ketimbang mencoba hubungan dengan orang baru.
- Tim WowKeren
- Selasa, 31 Januari 2017 - 17:39 WIB
WowKeren - Apakah kamu merasakan keakraban dan zona kenyamanan yang abstrak pada cinta sejati setelah nggak lagi bersamanya? Mungkin itulah sinyal positif yang kerap membawa kamu kembali ke pangkuan mantan. Pernahkah kamu merasakan bahwa kamu lemah nggak berdaya setelah putus dengan kekasih? Beberapa waktu kemudian kamu merasakan perbedaan yang drastis saat berbincang dengannya. Kamu merasakan kenyamanan yang berlebih saat menjalin hubungan pertemanan dengannya serta merasakan beberapa perubahan sikap yang dia tunjukkan.
Bisa jadi kamu terjebak dalam dilema CLBK dan kebanyakan orang yang nyaman dengan mantan memang memilih kembali daripada memulai hubungan dengan orang yang baru dikenal. Berikut alasan lainnya kenapa banyak yang memilih CLBK ketimbang mengenal orang baru:
Menyesal
Seringkali yang memberi keputusan untuk mengakhiri hubungan adalah wanita. Yah, wanita selalu bermain perasaan sehingga apa yang dirasakan saat itu maka dia akan mengungkapkannya. Mereka lebih sering mengambil keputusan secara spontan dan nggak dipikirkan matang-matang. Alhasil nih penyesalanlah yang akan didapatkan.
Beda halnya dengan pria. Mereka selalu bermain logika sehingga dalam mengambil keputusan sudah dipikirkan secara matang dan pastinya dalam jangka waktu yang lama. Oleh sebab itu ketika pria sudah memberikan keputusan maka jarang sekali untuk disesali. Mereka menganggap yang lalu biarlah berlalu dan memulai kehidupan yang baru dengan sesuatu yang lebih baik lagi.

Nggak Pengen Kehilangan Perhatian dari Siapapun
Wanita itu ingin selalu dimengerti dan selalu diperhatikan. Sewaktu masih pacaran, si pria sangat memperhatikan dia bak seorang ratu namun setelah putus kehidupan pun pastinya akan berubah. Pria sudah nggak mempedulikan dia kembali karena dia bukan siapa-siapa lagi buat si mantan. Si pria pun akan memperhatikan wanita lain yang akan menjadi pengganti pacarnya.
Dari sinilah semua dimulai. Wanita lebih senang melamun dan membayangkan kenangan masa lalunya. Oleh sebab itu mereka akan sulit bangkit sebab mereka merindukan kenangan sewaktu masih berpacaran dengan mantannya. Nah karena itu ketika si mantan tersebut perhatiaannya sudah berbelok pada wanita lain maka dia nggak akan terima. Sebisa mungkin dia akan merebut perhatian si mantannya tersebut.

Mulai Lelah dengan Move On
Sebelum pacaran pastinya ada beberapa tahapan yang sudah dilewati. Tahapan tersebut diantaranya adalah tahap perkenalan, pendekatan dan kecocokan. Tiga tahap ini harus lolos nih untuk bisa menjalin hubungan sebagai pacar.
Nah ketika wanita sudah cocok dan merasa nyaman dengan prianya maka dia akan malas untuk mencari yang lainnya. Sebab mencari pria lagi maka harus memulai tahapan dari awal lagi dan itu pun nggak semua pria akan lolos dari tahapan-tahapan tersebut. Oleh sebab itulah wanita memilih kembali pada mantannya daripada mencari orang baru.

Mantan Sudah Mengenal Dia Lebih dari Cowok Lainnya
Ketika suatu hubungan sudah terjalin lama maka semua sifat pastinya sudah mengetahui antara yang satu dengan lainnya. Entah itu sifat baik ataupun sifat buruk. Kalau sifat baik semua orang pastinya akan mudah untuk menerimanya. Namun kalau sifat buruk, nggak semua orang bisa menerimanya.
Untuk itu wanita lebih senang balikan sama mantan. Sebab mereka sudah mengetahui semua kejelekan dia dan pastinya sudah bisa menerimanya. Mereka berpikir kalau mencari pacar baru maka belum tentu pacar baru ini akan bisa menerima semua sifat jeleknya seperti yang dilakukan oleh mantannya.

Pacar yang Baru Nggak Cinta dengan Tulus
Ketika kamu punya pacar baru maka pacar lamalah yang akan menjadi tolak ukurnya. Sewaktu pacar baru nggak melakukan hal-hal mengagumkan yang pernah mantan lakukan maka pastinya kamu meragukan ketulusan cinta dia. Ketika hubungan baru yang kamu jalani nggak seasyik hubungan yang lama maka rasa sesal pun akan kamu dapatkan.
Kamu pastinya akan menyesal telah meninggalkan mantan sebab kamu merasa dia lebih baik. Selain itu, kamu pun akan sadar ternyata hanya dengan mantanlah hidup kamu lebih bahagia. Hal ini seringkali terjadi.

Kesempatan Kedua Jauh Lebih Harmonis
Para ahli mengatakan bahwa kebiasaan ini nggak biasa bagi kebanyakan orang. Padahal merajut kasih kembali dengan mantan untuk kedua kalinya akan menghasilkan hubungan yang jauh lebih baik. Psikolog klinis Dr Kanan Khatau Chikkal mengatakan, "Ketika seseorang putus dan kemudian ingin kembali lagi itu adalah tanda kalau kamu menerima dia tanpa syarat atau timbul keinginan kuat untuk mengubah dirinya. Dengan nggak menerima dia apa adanya, hal ini hanya akan membuat kamu terluka. Dan saat ini alasan paling umum bagi banyak pasangan untuk kembali menautkan hubungan adalah karena melihat perubahan perspektif yang lebih besar dari sebelumnya pada pasangan mereka."
Lebih lanjut Dr Kanan menjelaskan, setelah putus biasanya pasangan cenderung menguji hubungan secara keseluruhan. "Sebagai pelampiasan rasa sakit yang dialami setelah putus, biasanya seseorang akan meneliti hubungannya kembali dan kemudian memastikan untuk menerima situasi dan tidak ada keinginan untuk mengubah apapun darinya. Hal inilah yang membuat mengapa babak kedua percintaan akan lebih baik untuk pasangan,� paparnya.

Perasaan Terhadap Mantan Berubah
Setelah vakum beberapa waktu dan nggak bersamanya, kamu sudah terbiasa melewati kesunyian seorang diri. Psikolog Sseema Hingorrany mengatakan, ketika seseorang memutuskan untuk menerima kembali mantannya berarti dia telah memutuskan untuk menerima kesalahan pasangan yang pernah dilakukannya. Itu akan lebih baik ketimbang menjalani kesepian seorang diri.
Faktor usia juga memengaruhi perubahan perasaan terhadap mantan. Ketika beranjak tua maka harapan dan prioritas pun berubah. Stabilitas, kenyamanan dan keamanan menjadi faktor utama yang masuk dalam daftar prioritas. Pasangan yang berpisah pada usia muda akan melakukan flash back dan menyadari bahwa mereka perlu meninjau kembali hubungan dan menyesuaikannya dengan harapan mereka.
Seema mengatakan, "Kesabaran dan toleransi lebih sangat diperlukan untuk mempertahankan hubungan. Jika seseorang melewatkan kencan dengan orang lain dan kemudian mendapati bahwa mantan kekasihnya lebih baik apa dia pun akan lebih toleran terhadap kesalahan yang pernah dilakukan mantannya tersebut."
Di luar itu, alasan paling sering yang diusung pria dan wanita adalah mereka cenderung mengandalkan mantan sebagai dukungan emosional setelah mereka putus. "Kembali ke mantan pasangan adalah sebuah kenyamanan dan sangat mudah. Kamu tinggal memenangkan hatinya dengan mengedepankan keramahan serta melibatkan urusan yang sedang kamu hadapi saat ini," tutupnya.

Itulah beberapa alasan kenapa wanita lebih senang balikan sama mantan. Maka dari itu jangan heran kalau wanita lebih gampang diajak balikan lagi.
(wk/)