Begini alasan Travis Kalanick memilih mundur dari dewan penasihat bisnis Presiden Amerika.
- Tim WowKeren
- Sabtu, 04 Februari 2017 - 09:15 WIB
WowKeren - CEO Uber Technologies Inc Travis Kalanick baru-baru ini digaet sebagai anggota kelompok penasihat bisnis Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Namun ia memutuskan untuk mundur dari posisi tersebut pada Kamis (2/2) atau Jumat (3/2) WIB.
Langkah itu dilakukan karena meningkatnya tekanan dari aktivis dan karyawan yang menentang kebijakan imigrasi Amerika. Kalanick juga menuai kritikan dan ancaman boikot dari para pengemudi Uber yang kebanyakan berasal dari kelompok imigran dari tujuh negara.
Dilansir dari BBC, pengunduran diri dari penasehat Trump itu ia umumkan di hadapan para karyawan. "Dengan bergabung ke dalam kelompok tersebut tidak berarti menyetujui agenda presiden tetapi malangnya, hal itu disalah tafsirkan," kata Kalanick.
"Pagi ini aku sempat berbicara singkat dengan presiden tentang perintah eksekutif pembatasan imigrasi dan masalah-masalah yang timbul di dalam masyarakat," jelas Kalanick. Dengan alasan tersebut ia memutuskan untuk setia kepada para pengemudi dan ribuan pelanggan yang sempat mengancam menghapus Uber.
Keputusan ini pun menuai acungan jempol dari Serikat Buruh Pengemudi Independen dan mewadahi sopir-sopir Uber di New York. "Ini menunjukkan solidaritas kepada pengemudi dari kalangan pendatang yang membantu mengembangkan Uber dan jumlah mereka lebih dari 40 ribu di Kota New York," kata pendiri serikat buruh, Jim Conigliaro.
(wk/)