Berikut penjelasan detail soal kerugian MBC karena masa hiatus 'Infinity Challenge'.
- Tim WowKeren
- Rabu, 08 Februari 2017 - 14:13 WIB
WowKeren - "Infinity Challenge" memang sudah memutuskan hiatus selama 7 minggu mulai 28 Januari lalu. Absennya variety show Yoo Jae Seok cs itu rupanya membuat MBC dihadapkan pada kerugian yang cukup besar.
Menurut sebuah sumber, "Infinity Challenge" menjadi program non drama nomor satu di Korea. Hal itulah yang membuat slot variety show Park Myung Soo cs itu diberi julukan "slot emas" dengan mengantongi setidaknya 40 total iklan di tiap episodenya.
Dengan 40 total tersebut, "Infinity Challenge" biasanya menghasilkan sekitar Rp 6 Miliar di setiap episode. Jika ditotal ke dalam 7 minggu masa hiatus, MBC dihadapkan pada kerugian kurang lebih mencapai Rp 44 Miliar.
"Selama dua minggu terakhir di masa hiatus, total iklan 'Infinity Challenge' sudah terbagi menjadi dua. Hal ini akan semakin memburuk sampai 'Infinity Challenge' memasang episode baru," tutur salah satu perwakilan industri periklanan.
Demi mengisi slot "Infinity Challenge" saat hiatus, MBC sudah memasang program baru bertajuk "Forty’s Spring". Namun, program komedi tersebut hanya mampu meraup 20 total iklan. Tak hanya itu, rating program "Forty’s Spring" juga masih jauh berada di bawah "Infinity Challenge" dengan raihan 5-6 persen.
Harapan terakhir MBC untuk memperkecil jumlah kerugian dari masa hiatus "Infinity Challenge" itu sendiri adalah penayangan "Infinite Challenge Legend Special". Jika penayangan episode spesial itu mampu meraup rating kisaran 11-15 persen seperti yang biasa diraih "Infinity Challenge", bukan hal mustahil jika MBC bakal kembali meraup keuntungan.
(wk/)