Ini alasan media Rusia berpendapat jika Donald Trump jauh lebih berbahaya dari Kim Jong Un.
- Tim WowKeren
- Selasa, 18 April 2017 - 13:21 WIB
WowKeren - Hubungan antara Amerika Serikat (AS) dan Rusia menjadi kurang baik sejak isu peretasan saat Pilpres mencuat. Kedua negara semakin memanas setelah AS melancarkan serangan ke Suriah untuk membalas penggunaan senjata kimia di Idlib.
Baru-baru ini pembawa acara TV Rusia Dmitry Kiselyov membandingkan Donald Trump dengan Kim Jong Un. Dalam pernyataanya, ia menyebut Presiden AS itu lebih berbahaya daripada pemimpin Korea Utara (Korut) tersebut.
Kiselyov berpendapat jika Kim Jong Un masih bisa diajak berunding untuk tidak menyerang negara lain. Mereka juga tidak mengirimkan pasukan atau angkatan laut untuk mempersiapkan serangan. Berbeda dengan AS yang melancarkan serangan ke Suriah dan bahkan menyiagakan pasukan di Semenanjung Korea.
"Kim Jong Un hanya 'berulah' di sekitar 'rumahnya'. Dia tidak membuat rencana untuk menyerang siapapun hanya demi kepentingannya," ujar Kiselyov. Tidak hanya itu, ia juga membicarakan soal Ivanka Trump yang memiliki kantor di Gedung Putih, berbeda dengan putri Kim Jong Un.
Sementara itu, hubungan antara AS dan Korut sendiri saat ini juga tengah memanas. Apalagi setelah AS mengancam akan menyerang jika rezim Kim Jong Un tidak menghentikan senjata nuklir yang mereka kembangkan.
(wk/)