Kondisi ini yang menyebabkan Aiptu BS salah tembak hingga pelurunya mengenai tubuh sang anak.
- Tim WowKeren
- Kamis, 27 April 2017 - 10:32 WIB
WowKeren - Di pagi buta kala itu, kondisi rumah Aiptu BS masih gelap. Jam masih menunjukkan pukul 04:00 WIB. Tiba-tiba terdengar suara derit pintu yang membuatnya seketika bangun dari tidur. Mengira ada pencuri sedang menyatroni rumahnya, Aiptu BS sontak mengacungkan senjata api.
Kaget bukan kepalang saat Aiptu BS menyalakan ruang yang tadinya padam. Ternyata ia barusan saja menembakkan peluru ke buah hatinya sendiri, BA, yang masih berusia 14 tahun.
Kejadian itu terjadi di Bengkulu, Selasa, 25 April 2017, di kediaman Aiptu BS, Jalan Sumatera 5, Kelurahan Sukamerindu, Kecamatan Teluk Segara. Aiptu BS tak sengaja menembak anaknya di kondisi kamar gelap, sebab ia mengira yang datang adalah pencuri.
"Jadi intinya itu tidak sengaja mempergunakan atau kecelakaan, karena pada malam hari gelap," ujar Kabid Humas Polda Bengkulu AKBP Sudarno ketika dihubungi, Rabu malam, 26 April 2017. Selain itu, Sudarno menyebut saat kejadian Aiptu BS mendengar suara pintu berderit yang membuatnya langsung terjaga.
Aiptu BS pun melakukan tindakan yang berakibat fatal. "Dia mendengar pintu suara berderit sehingga mungkin terbangun dan melakukan, bereaksi melakukan tindakan. Ternyata ketahuan itu anaknya lalu dibawa ke RS," jelasnya.
Tembakan Aiptu BS itu menyebabkan anaknya meninggal dunia usai dibawa ke rumah sakit. Aiptu BS sendiri saat ini dikabarkan tengah menenangkan diri.
(wk/)