Lakukan Tes Baca Huruf dan Angka, Novel Baswedan Korban Air Keras Membaik
Nasional

Inilah penjelasan keadaan Novel Baswedan oleh juru bicara KPK.

WowKeren - Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febri Diansyah mengatakan, ada perkembangan dalam proses perawatan mata penyidik KPK Novel Baswedan. Novel disiram cairan yang diduga air keras oleh orang tak dikenal pada 11 April lalu.

Kini, dia tengah menjalani perawatan di sebuah rumah sakit di Singapura. "Setelah menjalani serangkaian pengobatan dan perawatan intensif di Singapura, terdapat sejumlah perkembangan," kata Febri, melalui keterangan tertulis, Rabu (10/5).

Menurut Febri, telah dilakukan pengetesan kemampuan membaca terhadap mata Novel. "Hari ini dilakukan pengetesan membaca huruf dan angka di tembok," ujar Febri.

Mata kiri Novel, lanjut Febri, hanya bisa melihat huruf dengan ukuran terbesar di bagian paling atas. Akan tetapi, kondisi mata kanan sudah lebih baik dan bisa melihat hingga yang terkecil.


Dalam rangkaian perawatan ini, juga dilakukan observasi terhadap kedua mata Novel menggunakan alat. Febri pun menjelaskan keadaan kedua mata Novel yang menjadi sasaran mair keras.

"Mata kanan bagus, tekanan normal (15), ada pertumbuhan selaput kornea dan tidak ada infeksi. Sedangkan mata kiri yang lebih banyak terpapar cairan air keras tersebut, tekanan mata 19 (lebih tinggi dari kanan), penumpukan kalsium stagnan, dan pembuluh darah sekiling bola mata yang berfungsi hanya samping kiri," ujar Febri.

"Diharapkan ada peluang aliran darah dari sisi kiri bola mata bisa memenuhi dan merangsang pertumbuhan pembuluh darah bagian lain," tambah Febri.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!