Heboh Kabar Terima Rp 1 Triliun dari Jokowi, Ini Kata GNPF-MUI
Nasional

Begini tanggapan pimpinan GNPF-MUI terkait kabar uang Rp 1 triliun dari Presiden Jokowi.

WowKeren - Pengurus Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF-MUI) telah bertemu dengan Presiden Joko Widodo, Minggu (25/6). Dalam kesempatan itu, mereka membahas berbagai hal termasuk tentang aksi bela Islam.

Namun, belakangan muncul berita miring yang menyebutkan jika GNPF MUI telah menerima uang Rp 1 triliun dari Jokowi. Meski begitu hal tersebut segera dibantah oleh Ketua GNPF-MUI Bachtiar Nasir.

"Sama sekali saya tidak terima. Ustaz Zaitun dari ormas ulama Islam tidak terima. FPI tidak terima. Muhammadiyah tidak terima. Semuanya tidak terima itu," jelasnya.

Pihaknya juga membantah jika dalam pertemuan itu FPI meminta Jokowi untuk menghentikan kasus hukum Habib Rizieq. "Tapi kami konsisten mengawal dan membela kasus-kasus yang menimpa ulama dan aktivis," jelasnya.


Tidak hanya itu, Bachtiar juga membantah jika ada pertemuan antara Amien Rais dengan pihak GNPF-MUI. Seperti diketahui, belakangan muncul kabar yang menyebutkan jika Amien Rais tidak setuju dengan pertemuan organisasi Islam itu dengan Jokowi.

"Saya tegaskan, pertemuan dengan Amien Rais tidak ada. Kami pun baik-baik saja. Saya sudah berkomunikasi dengan Amien Rais. Saya tanya bagaimana pertemuan kami dengan Presiden, dijawab, bagus sekali," tutur Bachtiar.

Sementara itu, sebelumnya telah disebutkan jika pertemuan antara GNPF-MUI dan Jokowi tersebut hanya silaturahmi dan langkah awal rekonsiliasi. "Silaturahmi ini tentu harus ada tujuan-tujuannya. Ingin memperbaiki kondisi, silaturahmi, meningkatkan komunikasi. Itu kan ke arah sana, ke arah rekonsiliasi," ujar Wakil Ketua GNPF-MUI Zaitun Rasmin.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!