Ini alasan ribuan warga melakukan aksi unjuk rasa dan membuat zona anti Trump di Perancis.
- Tim WowKeren
- Jumat, 14 Juli 2017 - 08:31 WIB
WowKeren - Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump diundang oleh Presiden Perancis, Emmanuel Macron untuk menghadiri peringatan Hari Bastille. Ia dan Melania Trump telah berada di Perancis sejak Kamis (13/7), dan telah disambut oleh Macron dan istrinya Brigitte Macron.
Macron sendiri sengaja mengundang Trump untuk semakin mendekatkan hubungan setelah keduanya mengalami sejumlah gesekan, salah satunya terkait isu perubahan iklim. Trump dan Melania sendiri disambut secara resmi dengan makan malam mewah di Menara Eiffel menjelang dilangsungkannya acara kenegaraan.
Namun kedatangan Trump tersebut rupanya menuai reaksi keras dari sejumlah kalangan. Kelompok yang menamakan dirinya Aliansi Paris Melawan Trump melakukan unjuk rasa di bekas rumah kedutaan AS, Pace des Etats-Unis. Ribuan orang ikut serta dalam kegiatan itu.
Mereka menunjukkan protesnya melalui musik, tarian dan juga pertunjukan "zona anti Trump". Mereka menentang beragam kebijakan Trump, mulai terkait perubahan iklim hingga larangan perjalanan sejumlah negara mayoritas muslim.
Tidak hanya itu, aksi unjuk rasa juga ditunjukkan untuk Presiden mereka Emmanuel Macron. Mereka keberatan lantaran Macron mengundang Trump dan juga memprotes kebijakannya mereformasi undang-undang ketenagakerjaan.
Sementara itu, Trump sendiri mengunjungi Paris dengan didampingi oleh penasihat ekonomi Gary Cohn, kepala staf Gedung Putih Reince Priebus dan penasihat keamanan nasional HR McMaster. Ia juga dijadwalkan untuk melakukan pertemuan bilateral dengan Macron.
(wk/)