Seperti ini penuturan Walikota New York, Bill de Blasio terkait ledakan bom yang baru saja menimpa wilayahnya.
- Tim WowKeren
- Selasa, 12 Desember 2017 - 09:26 WIB
WowKeren - Dunia kembali dikejutkan dengan berita ledakan bom yang terjadi di New York, Amerika Serikat. Ledakan tersebut terjadi di jam sibuk, yakni pada 11 Desember pukul 7.30 pagi waktu setempat di sebuah lorong yang menghubungkan kereta bawah tanah di Times Square dan Port Authority.
Pelaku bernama Akayed Ullah, diketahui telah diamankan dalam keadaan terluka parah lantaran bom bunuh diri yang ia bawa meledak sebelum waktunya. Selain pelaku, kejadian ini juga mengakibatkan 4 warga luka-luka terkena ledakan.
Melansir dari New York Times, Selasa (12/12), Walikota New York, Bill de Blasio menyebut jika kejadian ini bagian dari percobaan serangan teroris dan Akayed Ullah beraksi sendirian. Pihaknya kemudian menjelaskan kemungkinan besar motif pelaku meneror warga New York, terlebih dilakukan di stasiun bawah tanah di mana aktivitas sedang padat di sana.
"Kehidupan kita berada di sekitaran stasiun bawah tanah," ujar Bill de Blasio. "Dipilihnya New York selalu karena sebuah alasan. Karena kita adalah mercusuar bagi dunia. Dan kami sebenarnya telah menunjukkan bahwa masyarakat dengan berbagai agama dan latar belakang dapat berjalan baik."
Blasio menambahkan, teroris ingin membuat New York lemah melalui serangan bom tersebut. "Para teroris ingin melemahkannya. Mereka rindu menyerang New York City," tutupnya.
(wk/)