Simak pernyataan Ringgo dan Nirina saat menghadiri sesi jumpa pers terbaru film 'Keluarga Cemara'.
- Tim WowKeren
- Kamis, 04 Januari 2018 - 17:48 WIB
WowKeren - Usai genre horor sempat menguasai di 2017, kini muncul film "Keluarga Cemara" produksi Visinema Pictures. Kabar diproduksinya film baru ini disambut antusias oleh para pecinta serial lawas "Keluarga Cemara".
Tim produksi menggandeng Ringgo Agus Rahman sebagai sosok Abah, sedangkan Nirina Zubir memerankan karakter Emak. Ternyata proyek akting baru ini tidak dianggap Ringgo dan Nirina sebagai peran biasa. Terlebih ketika mereka kini sudah menjadi orang tua.
Hal itu diungkapkan Ringgo dan Nirina saat menghadiri jumpa pers di Kawasan Gunawarman, Jakarta Selatan, Kamis (4/1). "Gua baru punya anak jadi harus ada gambaran apa yang harus gue kasih ke anak gue agar menjadi dambaan keluarga. Kalau abah itu karakter yang luar biasa dan diperlukan untuk jaman sekarang," tutur Ringgo.
Ringgo juga senang karena belajar banyak hal saat menjadi Abah. "Ini peran dimana gue harus menjadi bapak-bapak. Belajar banyak banget dari film ini buat jadi bapak yang seperti apa nantinya. Sekarang saatnya gue menantang diri sendiri, bisa nggak ya menggambarkan seorang Abah," imbuhnya.
"Saya sudah berteman lama dengan Ringgo. Tapi di sini dapat tantangan banget menjadi panutan sebagai Abah dan Emak. Ini tantangan buat Nirina pribadi supaya bisa menjadi seorang ibu pas anak kedua," kata Nirina. Selain menyukai chemistry yang ada di lokasi syuting, Nirina juga memiliki cara pandang baru. "Anak mengubah kita untuk berpikir kalau berkeluarga itu menyenangkan. Ada banyak hal yang bisa dipelajari dan banyak value. Kemarin juga diingatkan soal parenting. Intinya semuanya merasakan keindahan keluarga cemara."
Bagi Asri Welas, dia mendapat kesempatan akting dengan peran baru yang belum pernah dicoba. "Karakternya tidak pernah aku perankan. Biasanya aku mainin karakter Jawa. Kemudian jadi orang Sunda, cengkoknya belajar lagi. Energinya juga beda. Banyak gesture yang aku masih belajar dr sekarang," terang Asri. Namun dia tetap menikmati proses syuting dan ikut hanyut dalam kisah sedihnya.
"Keluarga cemara ini ditunggu juga oleh keluargaku karena aku keluarga besar. Semoga kami bisa membawakan keluarga cemara di era yang digital ini," harap Asri. "Pas reading aja dramanya sudah bikin nangis. Aku yakin di 2018 banyak sekali keluarga yang mengalami seperti ini. Dari atas drop ke bawah seperti keluarga abah. Ada scene yang gue nggak boleh nangis padahal sedih banget".
(wk/)