Pria Ini Bunuh Diri Diduga karena Kecanduan Minuman Berenergi, Faktanya Diungkap Sang Ayah
SerbaSerbi

Seorang pria 25 tahun di Inggris bunuh diri, sang ayah ungkap fakta mengejutkan ini.

WowKeren - Seorang pria di Inggris dilaporkan bunuh diri di usianya yang masih 25 tahun. Belakangan kasus ini diselidiki polisi, namun kematian pria bernama Justin itu rupanya terjadi Agustus 2017 kemarin.

Berkaitan dengan kematian sang putra, Keiron Bartholomew mengungkapkan fakta mengejutkan. Ia menduga kecanduan minuman berenergi mengantarkan sang anak pada keputusannya mengakhiri hidup.

Apalagi, Keiron mengklaim Justin setidaknya menghabiskan 15 kaleng minuman berenergi dalam sehari. "Saudaranya, Daniel memeriksa belakang van dan menemukan kaleng minuman energi kosong. Kami membersihkannya dan besoknya pasti ada lagi," kata Keiron kepada Mirror.


Sebagai ayah, Keiron pernah meminta Justin untuk berhenti minum. Namun Justin kesulitan dan merasa depresi, ditambah lagi sebelumnya ia pernah mencoba bunuh diri karena kegagalan pernikahan. Kebiasaan minum minuman berenergi disinyalis sang ayah sebagai penyebab kondisi mental putranya memburuk.

"Ini seperti pedang bermata dua. Minuman energi tidak baik untuk Anda karena mengandung gula dan kafein," imbuhnya. "Tapi jika Anda meminumnya dan mengalami depresi, itu adalah kombinasi yang mematikan."

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait