Berikut curahan hati Lee Jeong Hoon soal sang sahabat, Angela Lee, yang kini meringkuk di tahanan.
- Tim WowKeren
- Kamis, 08 Maret 2018 - 14:30 WIB
WowKeren - Kasus Angela Lee dan suaminya, David, tentang penipuan dan penggelapan uang masih berlanjut. Setelah dikabarkan ada 20 saksi yang mengaku sebagai korban Angela Lee di Polres Sleman, Lee Jeong Hoon menyadari bahwa ia masuk perangkap yang sama.
Lee, begitu Lee Jeong Hoon kerap disapa, mengaku bahwa dari awal ia sudah ingin melaporkan Angela Lee ke pihak kepolisian. Namun melihat sosok Angela Lee sebagai sahabat, Lee dan istrinya, Moa, sepakat untuk bungkam beberapa saat.
Proses bungkam Lee dan Moa yang memakan waktu cukup lama ini ternyata tak menuai hasil yang positif. Bukannya menunjukkan iktikad baik, Angela Lee justru melaporkan Moa ke polisi atas tudingan pencemaran nama baik.
Lee menjelaskan bahwa ia kaget ketika mengetahui adanya tudingan tersebut ketika Angela Lee berada di dalam penjara. Lee pun dengan terbuka menceritakan isi hatinya saat ditemui usai mengisi acara "Rumpi: No Secret" di Jakarta Selatan, Rabu (7/3).
"Sebenarnya kita dari awal ada (niat untuk melaporkan). Cuma kita mikirnya sahabat, jadi enggak kita keluarin. Saya enggak masukin," ungkap Lee."Saya masih tahan, kok tahu-tahu ada panggilan (polisi ke istri) dan dia (Angela Lee) sudah di dalam penjara dari 5 Februari 2018."
Moa mengungkap bahwa laporan yang memperkuat penangkapan Angela Lee kemungkinan adalah yang paling banyak kehilangan uang. Ia juga bercerita soal pertemuannya dengan para korban untuk melakukan update tentang siapa saja yang sudah memberikan laporan ke polisi.
"Sebenarnya yang ngelaporin dia banyak, tapi yang lapor sampai dia ketangkap itu mungkin uang yang paling banyak masuk (ketipu). Laporan yang lain juga sudah masuk," jelas Moa. "Kita kan juga pada kumpul-kumpul kasih tahu masing-masing kita sudah masukin laporan atau belum ke polisi. Kita masih tahan, masih mikir dia masih sahabat, masih mau tahu itikad baik dia itu seperti apa."
Lee dan Moa sempat melakukan investasi berupa tas mewah. Lee juga menyebutkan ada lima korban yang melakukan investasi dengan merek tas yang sama dengannya.
"Saya dan istri investasi tas bermerek yang depannya H," ucap Lee. "Jadi yang lucu itu, satu tas itu punya empat tipe yang sama dengan kepunyaan orang lain. Jadi totalnya ada lima orang yang diambil."
Lee juga menyinggung soal jet pribadi yang digunakan Angela Lee saat pergi ke Singapura September lalu. Ia menduga jet pribadi tersebut bukan hasil endorse seperti yang diungkapkan Angela Lee.
"Yang diberitakan di media Rp 25 miliar, tapi yang saya tahu Rp 35 miliar. Sebelum itu September akhir dia ke Singapura naik jet pribadi, tapi dia bilang diendorse," jelas Lee. "Padahal jet pribadi enggak ada yang endorse kalau di Indonesia. Setahu saya batas untuk pesawat biasa yang dibawa itu kan hanya 10 ribu USD (sekitar Rp 130 juta)."
Lee mengaku geram saat tahu istrinya dilaporkan oleh Angela Lee dengan tuduhan pencemaran nama baik. Ia pun akhirnya bertekad untuk melaporkan Angela Lee ke polisi.
Lee bahkan sudah menyiapkan laporan, bukti, dan juga saksi. Namun ketika berkasnya sudah siap, Angela Lee dan suaminya sudah terlebih dahulu ditahan di Polres Sleman dengan tuduhan penipuan.
(wk/)