'Katakan Putus' Diserang karena Dugaan Rekayasa, Ini Kata Ricky Komo
Instagram
TV

Ricky Komo tidak mempermasalahkan tudingan rekayasa yang mengarah kepada program acara 'Katakan Putus'.

WowKeren - "Katakan Putus" masih memanen cibiran netter di media sosial. Program acara TransTV itu diduga hanya menampilkan rekayasa di setiap episodenya. Dugaan ini semakin heboh karena acara tersebut sempat menayangkan perseteruan Ely Sugigi dengan putrinya, Ulfi Damayanti.

Ricky Komo selaku host "Katakan Putus" mengatakan program acara yang dipandunya bukan sekali ini jadi sasaran netter. Komo dan timnya memilih untuk acuh tak acuh dengan tudingan miring.

"Sudah lama. Dari dulu di-bully, tapi positifnya di balik orang yang me-bully itu, kan ada perhatian," kata Ricky saat dihubungi via telepon, Kamis (26/4) dilansir Tabloid Bintang. "Ya sudah kita cueki saja," tambahnya.

Ricky menegaskan tidak masalah jika muncul anggapan "Katakan Putus" merupakan setting-an. Ia hanya ingin fokus dengan permasalahan klien di setiap episode.

"Yang penting kita melakukan tugas kita. Ada orang minta tolong, ya kita bantu. Terlepas dianggap setting-an atau segala macam itu, kan sudut pandang penonton," terang Ricky. "Kita juga enggak mau maksa penonton kalau semua real atau setting-an."


Ricky menyerahkan penilaian sepenuhnya kepada penonton. Yang terpenting baginya adalah bekerja untuk membantu klien "Katakan Putus" menyelesaikan permasalahannya.

"Kita hanya bekerja secara profesional memakai hati. Membantu orang," ujar Ricky lagi. "Jadi gue balikin ke penonton. Ambil positifnya saja, jangan negatifnya," pungkasnya.

"Katakan Putus" diketahui sempat menyindir balik netter yang mencibirnya habis-habisan. Lewat Instagramnya, pihak program acara ini menilai netter harusnya bisa membaca sisi positif dalam setiap episodenya.

"Setiap kasus pasti ada hikmah dan nilai positifnya gengs.. Jadi kalau lihat katakan putus itu sampe selesai ya biar ga asal menyimpulkantulis "Katakan Putus" lewat fitur Instastory. " jadi sumbu pendek dengan menjudge sesuatu atau melempar opini ke masyarakat padahal belum tentu itu benar

"Dan untuk si hengpong jadul cekrak cekrek.. Silakan saja trus menjatuhkan publik figur dgn menggiring opini," lanjutnya. "Teruntuk netijen di luar sana yg maha benar.. sesungguhnya kalian adalah para pengecut krn hanya berani mencaci lewat medsos."

(wk/vent)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!