Ahmad Dhani mengungkapkan alasan anak-anaknya wajib datang menemaninya saat sidang.
- Senin, 30 April 2018 - 19:44 WIB
WowKeren - Ahmad Dhani kembali menghadapi sidang lanjutan kasus ujaran kebencian yang menjeratnya di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, pada Senin (30/4). Mantan suami Maia Estianty itu didampingi oleh putra sulungnya, Al Ghazali.
Dhani mengatakan putra-putranya wajib menemani selama sidang. Berbeda dengan Al yang terlihat mendampingi sang ayah, Dul Jaelani berhalangan hadir lantaran kesibukan manggung di Rembang, Jawa Tengah. Sementara, putra kedua Dhani, El Rumi, diketahui memang sedang berkuliah di London, Inggris.
"Al sama Dul konsisten temanin. Cuma sekarang Dul lagi ada show di Rembang tadi udah izin," ujar Ahmad Dhani ketika ditemui WowKeren. "Sebenarnya wajib hukumnya mereka datang, kalau enggak datang ya izin sama ayahnya," tambah Dhani.
Pria asal Surabaya, Jawa Timur ini mengharuskan anak-anaknya datang karena ingin memberi pendidikan tentang hukum. Dhani ingin anaknya bisa memetik pelajaran dari kasus yang ia hadapi saat ini.
"Ya buat pengalaman dong. Kan ini pendidikan langsung. Setiap sidang itu kan pendidikan langsung kepada anak-anak tentang hukum," papar suami Mulan Jameela ini. "Biar anak-anak enggak perlu sekolah hukum, tapi langsung kuliah kerja nyata," imbuhnya.
Sadar harus selalu mendukung sang ayah, Al dan Dul ternyata tidak pernah menolak ajakan untuk menemani saat sidang. "Enggak ada," jawab pentolan band Dewa 19 ini dengan singkat.
Yang menarik, Dhani dan Al kompak memakai blangkon ketika menghadiri persidangan. Dhani rupanya mempunyai pesan pergerakan lewat pakaian yang ia kenakan. Dhani mengakui terinspirasi dari tokoh-tokoh pergerakan tahun 1920-an.
"Kalau saya pribadi ya. Baju ini tuh tren tahun 1920-1930. Saya baju seperti ini style tokoh-tokoh pergerakan di tahun 1920-an. Jadi sebenarnya message-nya ini pergerakan," tutur Dhani. "Pergerakan melawan penguasa dong. Waktu itu kan pergerakan melawan penguasa," tandasnya.
(wk/vent)