Ortu Tak Lilitkan Bom, Alasan Ais Bisa Selamat Dari Ledakan Bunuh Diri Di Polrestabes Surabaya
Nasional

Ais nampak berdiri dan berjalan goyah setelah ledakan terjadi hingga seorang polisi datang dan menggendongnya menjauh dari lokasi ledakan.

WowKeren - Setelah pengeboman di tiga gereja Surabaya pada Minggu (13/5), ledakan susulan terjadi di Mapolrestabes pada Senin (14/5). Namun di tengah kejadian itu, salah satu anak yang dilibatkan dalam aksi bom bunuh diri itu selamat.

Setelah diselamatkan oleh polisi dan dibawa lari ke Rumah Sakit Bhayangkara, akhirnya identitas anak perempuan itu diketahui. Ia bernama Ais, bocah kecil berusia 8 tahun.

Selamatnya Ais dari aksi bom bunuh diri yang dilakukan oleh ayahnya, Tri Murtiono, mampu menjadi saksi penting di peristiwa tersebut. Tri beserta istri dan kedua anaknya tewas di lokasi.

Dalam video yang tersebar, Ais nampak berdiri dan berjalan sempoyongan merasakan sakit setelah ledakan terjadi. Polisi yang melihatnya langsung datang menyelamatkannya dan membawanya jauh dari lokasi ledakan.

Pada Selasa (15/5), Kapolda Jatim Irjen Machfud Arifin memberikan keterangan terkait Ais yang selamat dari ledakan. Ais sempat terlempar saat ledakan terjadi. Ia selamat karena di tubuhnya tak dililiti bom dan tidak memakai jaket bom.

"Yang di Polrestabes itu (Ais) alhamdulillah (selamat). Kalau itu ada (Ais dililiti bom) Kasat Narkoba saya sudah lewat (tewas)," kata Machfud. "Jadi enggak ada (bom dililit), orang tuanya tidak memberikan jaket yang berisi bom."

Machfud juga sudah memastikan jika di tubuh Ais tidak ada bahan peledak. Belum diketahui alasan Tri tentang tidak melilitkan dan memasangkan jaket bom untuk Ais.

"Enggak ada, anggota saya buktinya masih bisa angkat, bawa, selamatkan," ucap Machfud. "Jadi enggak ditemukan (bahan peledak), enggak diberikan jaket bom juga."

Ledakan di Mapolrestabes itu terjadi saat pukul 08.50 WIB. Posisi ledakan beradakan di depan gerbang Mapolrestabes Surabaya.

Nama pelaku dalam aksi bom itu antara lain Tri Murtiono (suami), Tri Ernawati (43) beserta dua putranya, Muhammad Dafa Amin Murdana (16), Muhammad D. Satria Murdana (14) dan Ais (8) yang selamat.

You can share this post!

Related Posts