Begini Kondisi Ais Putri Pelaku Pengeboman Surabaya Saat Ini, Ternyata Jago Bela Diri
Twitter
Nasional

Sebelum aksi peledakan, Ais bahkan akan mengikuti kejuaraan bela diri di Malaysia.

WowKeren - Salah satu pelaku bom bunuh diri yang terjadi di Mapolrestabes Surabaya pada Senin (14/5) ada yang selamat. Dia adalah Ais, putri dari Tri Murtiono sang pelaku utama pengeboman di Mapolrestabes Surabaya yang mengajak keluarga dalam aksinya.

Ais saat itu terlempar sejauh tiga meter dari ledakan. Ia sempat berdiri dan berjalan goyah. Ais selamat karena ada polisi yang lari ke arahnya dan menggendong menjauh dari lokasi ledakan.


Kini Ais dirawat intensif di Rumah Sakit Bhayangkara dengan penjagaan yang ketat. Ia bisa menjadi saksi kuat mengenai kejadian itu.

"Kondisinya sudah sadar, kebetulan tadi saya mau diajak ngomong," kata Lita selaku istri Kapolda Jawa Timur Irjen Machfud Arifin, dilansir Tribunnews.com, pada Selasa (15/5). Lita datang menjenguk Ais bersama ibu-ibu Bhayangkari.

Ketika dijenguk, Lita sempat mengajak Air untuk mengobrol. Beruntungnya, Ais membalas ucapan Lita.

"Saya tanyain namanya, sekolahnya, alhamdulillah, saya pesan sama dia ada pesan dari Ibu Kapolri bahwa mendoakan dia cepat sembuh, sehat, dan jadi anak yang soleha," ucap Lita. "Secara fisik sudah baik, cuma tangannya yang bekas dioperasi, kalau yang lain-lainnya sudah stabil."

Selain itu, jika kondisi Ais sudah sehat, Machfud memastikan akan melakukan pendampingan penuh. Machfud akan meminta pihak polwan, psikolog, bahkan ahli radikalisasi untuk memberi pemahan terhadap anak-anak dari pelaku pengeboman.

"Kalau sudah sehat kita beri pemahaman, pendampingan terhadap anak-anak ini," kata Machfud. "Polwan, psikolog, terus ahli radikalisasi untuk memberi pemahaman yang benar supaya nggak terngiang-mgiang terus kejadian ini."

Di lain sisi, sosok Ais yang berusia 8 tahun itu ternyata jago bela diri. Ais sempat menjuarai kejuaran Tapak Suci di Solo. Hal itu diungkap oleh tetangganya, Nur.

"Ais (Panggilan Aisyah) itu jago bela diri, kapan hari katanya habis menang kejuaraan Tapak Suci di Solo," kata Nur. "Dan dalam waktu dekat katanya akan ke Malaysia untuk kejuaraan."

Kondisi Ais yang selamat itu karena tidak ada lilitan bom di tubuhnya. Ayahnya, Tri Murtiono juga tidak memakaikannya jaket bom.

You can share this post!

Related Posts