Dituduh Memeras, Lee Jeong Hoon Bongkar Pelanggaran Pihak Travel
Selebriti

Lee menegaskan pemberian tiket sudah sesuai kontrak dan justru menuding pihak travel yang melanggar hukum soal promosi acara.

WowKeren - Lee Jeong Hoon cerita soal kasusnya dengan pihak travel. Ia merasa dirugikan oleh pihak travel Indonesia yang bekerjasama dengan agen di Korea Selatan.

Awalnya pihak travel mengajak kerjasama dengan imbalan tiket perjalanan dari Indonesia ke Korea. Belakangan kontrak dua bulan itu diputus sepihak karena pihak travel merasa Lee melakukan pemerasan.

"Ini sudah kontrak segala, sudah ada perjanjian ternyata di-stop salah satu pihak juga," kata Lee. "Perjanjian kontraknya gini, saya meskipun enggak menerima fee, saya terima dengan tiket sekeluarga. Tiba-tiba mereka bilang kayak saya peras mereka dengan tiket. Padahal perjanjian sudah ada, kalau mereka nggak setuju itu kan, mereka nggak mungkin kirim kontrak. Mereka tanda tangan sendiri, terkait tiket pesawat itu. Tapi kenapa dianggap memeras. "

Lee mengaku kecewa karena terancam batal ke Korea. Padahal ia harus menghadiri sejumlah acara di Negeri Gingseng tersebut.


"Jadinya di situ ada festival KPop terbesar, saya diundang sebagai VIP di situ, saya juga harus syuting YouTube di sana dan juga ada pemotretan sama saya sebagai brand ambassador rumah sakit di situ," kata Lee. "Ya, makanya sudah kosongin jadwal sudah omong dan sudah janji, sama di sana sudah ada pemotretan juga, sudah ada syuting juga. Makanya kerjaan jadi batal semua kan."

"Jadi kayaknya meskipun travel ini nggak jadi, saya harus tetap ke Korea," lanjut Lee. "Kalau sampai nggak, saya harus bayar penalti semuanya nih, jadi ya emosi juga padahal anak saya sudah berharap banget. Dan juga saya ke Korea untuk mendaftarkan Kimora ini ke KK (Kartu Keluarga) saya kan, tapi diginiin ya saya bingung juga."

Lee mengaku akan segera mengurus kasus tersebut. Ia sendiri sudah melaporkan biro travel kerjasama Korea Indonesia tersebut. "Kalau di Korea sudah proses, tapi ya travel Korea ini sama Indonesia sudah kerja bareng, mereka kontrak dan travel Indonesia sudah posting nama saya. Mereka jual tiket, mereka sudah melakukan, berarti kan seharusnya mereka juga harus ikut kasih tahu informasinya, eh tapi mereka diam saja. Di Indonesia saya masih urus, kalau Korea sudah masuk laporannya," katanya.

Ayah dari Kimora itu juga mengungkap pihak travel sudah melakukan pelanggaran. Rupanya iklan Lee sudah dipublikasikan lebih cepat dari jadwal. "Mereka sudah publish, padahal belum boleh di-publish, eh mereka sudah dipublish. Jadi mereka sudah melanggar hukum seperti itu," kata Lee.

(wk/riaw)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait