Roro Fitria menceritakan beberapa kesibukannya selama mendekam dalam Rutan Pondok Bambu, Jakarta.
- Trias Rohmadoni Alandari
- Jumat, 03 Agustus 2018 - 12:48 WIB
WowKeren - Roro Fitria kini tengah mendekam dalam Rumah Tahanan (Rutan) Pondok Bambu, Jakarta usai ditangkap karena tersandung kasus narkoba pada Februari lalu. Berada di dalam jeruji besi, tidak membuat Roro kehilangan semangatnya.
Ia bahkan mengisi waktunya dengan berbagai kesibukan sendiri, seperti membuat kerajinan tangan berupa tas dan menjadi pengajar akting serta menari. Bahkan menurut kabar terbaru, Roro sudah didaftarkan ikut lomba poco-poco untuk sesama warga binaan.
"Kebetulan ini tanggal 5 besok ada acara kita berdansa poco-poco seluruh Indonesia, dari rutan maupun lapas," ujar Roro saat ditemui di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Kamis (2/8). "Jadi kita konsentrasi untuk tanggal 5."
Menjadi seorang pengajar tari, rupanya wanita berusia 28 tahun ini mempunyai banyak murid. Menurutnya, hampir setengah penghuni rutan mengikuti aktivitas tersebut.
"Banyak ya, kalau teman-teman kan satu rutan ada kurang lebih 700 tahanan maupun napi," lanjut Roro. "Cuma kalau untuk yang bidang tari maupun olahraga kurang lebih separuhnya."
Tidak hanya tarian, Roro rupanya juga ikut aktif dalam pementasan drama. Bahkan nanti dalam perayaan 17 Agustus mendatang ia turut berpartisipasi. "Untuk Hari Kemerdekaan, saya juga kontribusi untuk pementasan drama," tutup Roro.
Sementara itu, Roro telah ditangkap oleh pihak yang berwajib di kawasan Ragunan, Jakarta Selatan. Dari penangkapan itu polisi sudah mengamankan sejumlah barang bukti berupa paket narkotika jenis sabu pesanan Roro seberat 2,4 gram, satu unit telepon genggam, dan satu kartu ATM.
Roro sendiri didakwa dengan tiga pasal berlapis untuk kasus ini, yakni Pasal 112 ayat 1 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika (menyimpan, menguasai, memiliki), Pasal 127 Ayat 1 huruf a UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika (penyalahgunaan), dan Pasal 132 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika (pemufakatan jahat).
Selama mendekam dalam penjara, Roro mengaku belum pernah dijenguk oleh sang ibunda, Retno Winingsih. Rupanya, ibunya kini tengah jatuh sakit.
(wk/tria)